Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pemulihan Listrik Baru Berjalan 50 Persen Usai Badai, Ratusan Warga Kuba Turun ke Jalan Tuntut Pemulihan Segera

SABTU, 01 OKTOBER 2022 | 06:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak berwenang di Havana, Kuba terus melakukan perbaikan sejumlah fasilitas, menyusul badai Ian yang melanda pada Selasa (27/9) lalu.

Reuters
melaporkan Jumat (30/9) bahwa Perusahaan Listrik Havana telah berhasil memulihkan jaringan listrik hampir 50 persen.

Dalam konferensi persnya pada Kamis, Direktur Komersial Perusahaan Energi Lokal Leisy Hernández mengumumkan bahwa pada Kamis siang, 316.000 dari 856.000 pelanggan perusahaan telah bisa menikmati layanan listrik.


"Dari 590 megawatt (MW) yang diminta oleh kota, 220 MW telah terlayani. Belum ada kotamadya yang 100 persen layanannya telah dipulihkan," kata Hernández, seperti dikutip dari teleSUR,  menambahkah bahwa pemulihan daya akan sulit dan mereka masih terus berupaya secepat yang bisa dilakukan.

Pihak berwenang mengatakan pemadaman total terjadi karena kegagalan koneksi antara tiga wilayah Kuba - barat, tengah dan timur - yang disebabkan oleh angin Ian.

Menurut informasi yang diberikan, petugas saat ini sedang memprioritaskan perbaikan area di mana rumah sakit berada. Tercatat bahwa 25 yang ada di Havana, 13 sudah memiliki layanan listrik.

Selain rumah sakit, daerah yang menjadi pusat pasokan dan pengolahan makanan juga diprioritaskan.  

Perusahaan juga menjelaskan bahwa mereka telah mengerahkan 63 brigade dan 1.231 pekerja untuk tugas-tugas pemulihan layanan listrik di ibukota dan kota yang paling terkena dampak, Playa, La Lisa dan Boyeros.

Sementara aparat terus bekerja keras agar jaringan listrik bisa kembali tersambung ke lebih banyak lagi wilayah yang terdampak badai, sejumlah warga di beberapa kota turun ke jalan. Mereka menuntut pemulihan listrik segera dan menganggap perbaikan terlalu lama.

Lebih dari dua hari pemadaman listrik membuat hidup mereka sangat sulit.

Seorang wartawan Associated Press melihat total sekitar 400 orang berkumpul di setidaknya dua tempat di lingkungan Cerro sambil berteriak, "Kami ingin cahaya, kami ingin cahaya" sambil memukul panci dan wajan.

Warga frustasi dengan situasi yang tanpa listrik menyusul terjangan Badai Ian pada Selasa ((27/9). Selain merusak banyak fasilitas publik, badai juga menyebabkan dua orang tewas.

Selain masalah listrik, layanan internet pun padam dan ponsel tidak berfungsi.

Pusat Badai Nasional AS mengatakan Kuba menderita "dampak gelombang angin dan badai yang signifikan" ketika badai melanda dengan kecepatan angin tertinggi 125 mph (205 kph).

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 1 Masih Dibuka, Begini Caranya

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:59

Sesat Pikir Program MBG

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:45

Demi Lunasi Utang Pinjol, Seorang Wanita Hampir Disetubuhi Debt Collector

Kamis, 23 Juli 2026 | 05:18

Cinta dan Benci Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:59

Saatnya Generasi Milenial Tampil Tentukan Nasib Bangsa di Pemilu 2029

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:40

Sumpah Sudaryono dan Donny

Kamis, 23 Juli 2026 | 04:20

49 Startup Binaan IPB University Didorong jadi Produk Unggulan Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:50

Prabowo-Anies Flagships

Kamis, 23 Juli 2026 | 03:25

TelkomGroup Perkuat Peran Penggiat Budaya Lewat CAMG 2026

Kamis, 23 Juli 2026 | 02:59

Negara OKI Didesak Bantu Iran Hadapi Agresi AS dan Israel

Kamis, 23 Juli 2026 | 02:45

Selengkapnya