Berita

Markas besar Badan Intelijen Federal Jerman atau Bundesnachrichtendienst (BND)/Net

Dunia

Terungkap, Mata-mata Jerman Bantu Kirim Informasi ke Ukraina untuk Kalahkan Rusia

KAMIS, 29 SEPTEMBER 2022 | 13:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan intelijen luar negeri Jerman, Bundesnachrichtendienst (BND) diduga terlibat sebagai salah satu pihak yang ikut campur dalam perang antara Ukraina dan Rusia.

Dilaporkan majalah Zeit pada Rabu (28/9), BND telah meneruskan citra satelit, radio, dan data penyadapan telepon ke Kiev selama berbulan-bulan, membantu upaya perang Ukraina. Hal itu berbanding terbalik dengan pernyataan Berlin yang secara resmi menyatakan bahwa mereka bukan pihak dalam konflik.

"Informasi dapat dimasukkan ke dalam perencanaan perang dan membantu tentara Ukraina untuk menilai efektivitas tempur dan moral unit Rusia atau untuk memeriksa posisi mereka,” tulis Zeit, menggambarkannya sebagai kontribusi Jerman atas keberhasilan Ukraina dalam perang, seperti dikutip dari RT, Kamis (29/9).


Zeit dalam laporannya juga menyebutkan tentang adanya pertemuan antara ketua BND Bruno Kahl dengan mitranya dari Ukraina di Konferensi Keamanan Munich pada Februari, dan berada di Kiev ketika invasi Rusia dimulai.

Pemerintah Jerman memiliki kebijakan untuk tidak mengomentari masalah intelijen, dan Kanselir Olaf Scholz terus bersikeras bahwa Berlin bukan pihak dalam konflik Rusia-Ukraina.

Untuk berjaga-jaga, BND menugaskan analisis hukum pada bulan Mei, dan pengacaranya mengatakan bahwa berbagi intelijen tidak berarti Jerman adalah pihak dalam perang, di bawah hukum internasional.

Pertanyaannya, menurut Zeit, adalah apakah Presiden Rusia Vladimir Putin akan peduli dengan penguraian perbedaan hukum oleh para pengacara Jerman.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya