Berita

Raut muka Ketua DPR RI, Puan Maharani tanpa senyum saat bagikan kaos di Bekasi, Jawa Barat/Repro

Politik

Cemberut saat Bagi-bagi Kaos, Bahasa Tubuh Puan Sulit Menyatu dengan Rakyat

RABU, 28 SEPTEMBER 2022 | 10:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sikap Ketua DPR RI Puan Maharani saat membagi-bagikan kaos di Jawa Barat mencerminkan adanya jarak dengan masyarakat. Secara fisik memang bersama masyarakat, tapi tidak bisa menyatu.

Pasalnya, Puan tertangkap kamera mencerminkan raut muka emosi kepada pengawal pribadinya (walpri) yang memegang kaos tersebut. Alhasil, mukanya pun tampak cemberut tanpa senyum sedikit pun.

“Bahasa tubuh Puan Maharani menunjukkan hal itu. Dengah raut wajah tanpa senyum mengesankan ketidakramahannya,” kata pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga kepada wartawan, Rabu (28/9).


Menurut dia, sikap Puan tampak aneh karena ditunjukkan di depan masyarakat. Padahal Puan besar dan berkembang di partai yang dikenal dengan wong cilik-nya itu.

“Bahasa tubuhnya sangat jauh dari klaim partai wong cilik. Jadi, problem utama Puan adalah ketidaksinkronan antara bahasa verbalnya dengan bahasa tubuhnya. Hal itu kiranya membuat Puan sulit diterima masyarakat,” imbuhnya.

Sebuah video yang menampilkan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani membagi-bagikan kaus kepada warga di tengah keramaian viral di media sosial. Pasalnya, Puan membagikan kaus itu dengan cara dilempar.

Di dalam video itu, terlihat Puan mengenakan kemeja hitam membagi-bagikan kaus berwarna hitam. Puan tampak marah kepada pengawal pribadinya (walpri) yang memegang kaus tersebut. Alhasil, mukanya pun tampak cemberut, tanpa senyum sedikit pun.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya