Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Berpaling dari China, Apple akan Memproduksi iPhone 14 di India

RABU, 28 SEPTEMBER 2022 | 10:39 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Raksasa teknologi Amerika Apple Inc mengumumkan akan membuat beberapa produk iPhone 14 terbarunya di India.

Hal ini dilakukan ketika Apple telah memindahkan sebagian produksinya di China, menyusul ketegangan geopolitik yang semakin meningkat dan pembatasan pandemi yang mengganggu rantai pasokan produksi.
“Jajaran iPhone 14 baru memperkenalkan teknologi baru yang inovatif dan kemampuan keamanan yang penting. Kami senang bisa memproduksi iPhone 14 di India," kata Apple dalam sebuah pernyataan pada Senin (26/9).

Seperti dimuat Aljazeera, dalam produksi tersebut, Apple akan lebih meningkatkan keamanan ponselnya, kamera yang lebih baik, prosesor yang lebih cepat, serta baterai yang tahan lama dengan harga yang serupa, namun kualitas yang jauh berbeda.

Seperti dimuat Aljazeera, dalam produksi tersebut, Apple akan lebih meningkatkan keamanan ponselnya, kamera yang lebih baik, prosesor yang lebih cepat, serta baterai yang tahan lama dengan harga yang serupa, namun kualitas yang jauh berbeda.

Pengumuman dari perusahaan yang berbasis di Cupertino, California ini sejalan dengan dorongan Perdana Menteri Narendra Modi untuk membuat manufaktur lokal, yang telah menjadi tujuan utama pemerintahannya sejak ia menjabat pada tahun 2014 lalu.

India merupakan negara dengan pasar smartphone terbesar kedua di dunia setelah China, yang kini tengah berupaya merebut pangsa pasar global dari berbagai merek ponsel yang dikeluarkan China.

Para analis memperkirakan hampir seperempat dari semua produk Apple akan diproduksi di luar China pada  2025 mendatang, dibandingkan dengan sekitar 5 persen produk pada saat ini.  

Menurut laporan dari Bloomberg News, rantai pasokan yang terhalang karena penguncian ketat dari kebijakan nol-Covid yang diberlakukan China, diperkirakan menjadi salah satu pemicu relokasi produksi yang dilakukan oleh Apple, yang disebut akan terus berlanjut selama dua atau tiga tahun ke depan.

Sebagian besar smartphone dan tablet Apple Inc sebelumnya dirakit oleh kontraktor dengan pabrik di China, akan tetapi pada 2020, perusahaan mulai melihat kemungkinan untuk memindahkan beberapa produksinya ke Asia Tenggara atau ke tempat-tempat lain.

Strategi ini direncanakan setelah iPhone beberapa kali  mengalami penutupan berulang untuk memerangi pandemi Covid-19, yang membuat aliran produk global menjadi terganggu. Oleh karena itu, saat ini mereka memilih India, untuk dapat mengembalikan pasokan globalnya dengan mendiversifikasi beberapa produknya.

"Apple telah mencoba untuk mendiversifikasi rantai pasokannya untuk sementara waktu, tetapi upaya ini telah berkembang dalam dua tahun terakhir karena sanksi perdagangan antara AS dan China," kata Sanyam Chaurasia, seorang analis di Canalys.

Pada tahun lalu raksasa teknologi itu pernah memproduksi sekitar 7 juta iPhone di India. Berita ini kemungkinan akan meningkatkan secara signifikan smartphone Apple yang akan dibuat oleh India.

Meskipun Apple kini belum merilis rincian secara resmi, namun menurut berita yang beredar, perusahaan itu juga berencana untuk mendirikan perakitan komputer tablet dan earphone nirkabel di Vietnam.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya