Presiden RI Joko Widodo bisa dianggap melanggar UU kalau menunjuk langsung Penjabat (Pj) kepala daerah/Net
Presiden RI Joko Widodo bisa dianggap melanggar UU kalau menunjuk langsung Penjabat (Pj) kepala daerah/Net
Disampaikan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, dalam Pasal 18 Ayat 4 UUD 1945 menerangkan bahwa kepala daerah dipilih secara demokratis. Sedangkan dalam UU 31/2004 mengatur tata cara pemilihan kepala daerah.
"Dari acuan itu penunjukan Penjabat Kepala Daerah sampai saat ini, tahun 2022 sampai 2023, adalah pelanggaran UUD 1945 dan UU 32/2004. Untuk DKI penunjukan Penjabat Gubernur dan termasuk pemindahan IKN adalah pelanggaran UU 29/2007 tentang Daerah Khusus DKI," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (27/9).
Populer
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27
Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20
Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18
Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39
Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12
Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10
UPDATE
Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24
Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23
Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13
Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07
Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06
Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05
Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56
Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54
Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53
Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49