Berita

Andi Malarangeng/Net

Politik

Soal Pemilu 2024 Tidak Adil, Andi Malarangeng: Itu Pesan Pak SBY Jangan Ada yang Ngatur-ngatur Pemilu

SENIN, 19 SEPTEMBER 2022 | 18:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dalam rapat pimpinan nasional (rapimnas) Partai Demokrat, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pemilu 2024 ada upaya pemilu 2024 diselenggarakan dengan tidak jujur dan adil.

Sekertaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng memaknai bahwa apa yang disampaikan SBY tersebut sebagai bentuk pesan agar pemilu berjalan jujur dan adil.

"Itu pesan pak SBY sebagai tokoh bangsa, mantan presiden jadi untuk mengingatkan jangan sampai ada yang berusaha ngatur-ngatur pemilu, yang boleh maju hanya dua pasang saja dan ditentukan ini dan ini,” kata Andi kepada wartawan, Senin (19/9).


"Dan ditentukan siapa yang oposisi gak perlu maju dicegat, dan sebagainya, jangan sampai seperti itu,” ujarnya menambahkan.  

Andi berharap, dengan adanya pernyataan dari SBY tersebut pihak-pihak yang melakukan konspirasi mengurungkan niat buruknya.

“Mudah-mudahan dengan pernyataan pak SBY, kalau ada niatan seperti itu mereka urungkan niatnya,” ucapnya.

Pasalnya, Andi mengungkapkan, ada informasi yang diterima SBY soal upaya mengatur dan menjadikan pemilu 2024 tidak jujur dan adil dengan menggunakan sejumlah instrumen hukum.

Disinggung mengenai informasi yang diteirma SBY tersebut, Andi mengatakan ada orang kepercayaan SBY yang memberikan informasi itu.

"Info yang disampaikan ke pak SBY dari orang dipercaya lah. Orang itu dengar langsung,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya