Berita

PT Dahana dan Puslitbang Polri menjalin kerja sama Penguatan Alpalhankam/Ist

Pertahanan

Dahana dan Polri Jalin Kerja Sama Perkuat Alpalhankam

SENIN, 19 SEPTEMBER 2022 | 13:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Dahana sebagai industri bahan berenergi tinggi menjalin kerja sama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Kepolisian Republik Indonesia (Puslitbang Polri).

Kerja sama ditandatangani oleh Direktur Teknologi dan Pengembangan Dahana, Suhendra Yusuf RPN, dengan Kepala Puslitbang Polri, Brigjen Iswyoto Agoeng Lesmana Doeta di Hotel Veranda, Jakarta, Jumat (16/9).

Perjanjian kerja sama Dahana dan Polri merupakan tindak lanjut kunjungan Kabalitbang Polri yang didampingi oleh 16 jajaran Puslitbang Polri pada 30 November 2021 lalu.


Dalam perjalanannya, kerja sama tersebut telah didalami selama tiga kali pertemuan, sebelum akhirnya ditandatangani kedua belah pihak.

“Target kerja sama ini dalam rangka mewujudkan kemandirian Alpalhankam untuk Kamtibmas serta komersialisasi produk pertahanan dalam negeri. Juga meningkatkan bisnis PT Dahana sebagai industri pertahanan yang tergabung dalam holding BUMN Defend ID,” ungkap Suhendra.

Dahana dan Puslitbang Polri sepakat melakukan kolaborasi dalam bidang penelitian dan pengembangan produk serta pemanfaatan sumber daya. Kedua belah pihak juga akan saling bertukar tenaga ahli, sarana, dan prasarana menyukseskan kemandirian Alpalhankam Indonesia.

Beberapa produk yang berpotensi dilakukan litbang Dahana dan Puslitbang Polri antara lain, propelan untuk peluru, bahan peledak C4, bahan peledak berbasis piroteknik seperti untuk granat, flare, dan bahan peledak lainnya yang digunakan oleh Polri, dan pada akhirnya akan bermuara pada produksi secara massal oleh industri Dahana.

“Kami dan pihak Puslitbang Polri sepakat, kerja sama ini tidak hanya selesai pada output risetnya. Tapi kami dari sisi industri, berorientasi juga pada produksi massal atas hasil-hasil riset tersebut nantinya," pungkas Suhendra.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya