Berita

Barisan Jaringan Organisasi Kampus 98 (Bjorka 98) dukung aksi tolak harga bbm naik/RMOL

Politik

Bjorka 98 Ajak Seluruh Elemen Bangsa Bergerak Tolak Kenaikan BBM

MINGGU, 18 SEPTEMBER 2022 | 16:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Eksponen aktivis 98 yang tergabung dalam Barisan Jaringan Organisasi Kampus 98 (Bjorka 98) mendukung setiap aksi unjuk rasa menolak kebijakan pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Bjorka 98 mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak menolak kenaikan BBM.

Sikap itu disampaikan Bjorka 98 melalui pernyataan terbukanya di Cafe Seemed to Dream, Jalan Pakubuwono, Jakarta Selatan, Minggu (18/9).


Salah satu aktivis 98 yang hadir, Firman Tendry menyampaikan bahwa dirinya berkomitmen terus mengawal aksi-aksi mahasiswa. Selain itu, Tendri mengatakan akan membantu mengkosolidasikan perlawanan dan memperkuat barisan simpul-simpul aktivis 98.

“Aktivis 98 akan mengawal demo adik-adik mahasiswa, sebagai pertanggung jawaban moral dari cita 98 yang belum tuntas,” kata Firman Tendry.

Dalam pernyataan bersama, Bjorka 98 berpandangan bahwa sikap kekritisan pemuda dan mahasiswa harus terus dirawat. Oleh karena itu, Bjorka 98 mendukung setiap aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh para mahsiswa di berbagai daerah yang ada di Indonesia.

Terkait tudingan, menolak kenaikan BBM subsidi yang dianggap telah mengangkangi pasal 33 Undang Undang Dasar 1945. Bjorka 98 juga mengajak seluruh elemen untuk menggalang kekuatan merapatkan konsolidasi perlawanan untuk melakukan aksi baik di jalan maupun agitasi di media sosial.

Bjorka 98 mengingatkan Presiden Jokowi bahwa pemerintahannya telah melenceng jauh dari cita-cita reformasi.

Bjorka 98 berharap, di sisa masa jabatannya dapat memberikan warisan yang sesuai dengan harapan para founding father dan semangat cita-cita reformasi 98.

“Menjaga solidaritas dan soliditas dalam bergerak dan tidak mudah diprovokasi serta diadudomba agar aksi-aksi tetap mencerminkan kesadaran, idealisme, dan intelektualitas,” tutup Tendry.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya