Berita

Ursula von der Leyen menerima penghargaan First Class Yaroslav the Wise dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Bahas Kelanjutan Ekonomi, Kepala Komisi Uni Eropa Kembali Kunjungi Ukraina

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2022 | 12:03 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Komisi Eropa kembali mengunjungi  Kyiv untuk membahas kelanjutan ekonomi terkait rencananya yang akan memasukkan Ukraina ke dalam pasar tunggal Uni Eropa (UE).

Seperti dimuat DW, Ursula Von Der Leyen tiba di ibu kota Ukraina pada Kamis (15/9), kunjungannya ini dikabarkan merupakan kunjungan ketiga sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Febuari lalu.

"Saya akan berdiskusi dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Perdana Menteri Denys Shmyhal (tentang) bagaimana melanjutkan ekonomi dan rakyat kita lebih dekat sementara Ukraina berkembang menuju aksesi,” tulis von der Leyen dalam cuitannya di Twitter.


Dalam kunjungannya, Presiden Komisi diatur untuk membahas integrasi Ukraina ke dalam pasar tunggal UE, yang akan memungkinkan Ukraina memiliki pergerakan bebas terkait penjualan barang, modal, serta jasa.

Von der Leyen juga telah mengusulkan agar Ukraina bergabung dengan zona jelajah bebas UE yang dalat digunakan untuk melakukan panggilan ponsel dan mengirim pesan di dalam zona tanpa biaya tambahan.

Selain itu, atas kunjungan ketiganya ini Komisi Eropa menerima penghargaan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Penghargaan ini diberikan sebagai tanda kehormatan atas jasa pribadi yang signifikan dalam memperkuat hubungan kerja sama antarnegara, serta mendukung kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina.

“Terima kasih banyak atas penghargaan Kelas Pertama Yaroslav the Wise. Ini adalah suatu kehirmatan besar. Saya menerimanya atas nama semua warga negara Uni Eropa, dan sebagai simbol ikatan kekuatan kita,” ujarnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya