Berita

Ustaz Abdul Somad atau UAS dalam peresmian rumah tahfidz Nurul Istighfar yang didirikan tokoh pers Kepri dan Pengurus Pusat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Ramon Damora/Ist

Nusantara

UAS Resmikan Rumah Tahfidz yang Didirikan Pengurus JMSI

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2022 | 01:50 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Rumah Tahfidz Nurul Istighfar diharapkan dapat menjadi tempat berkumpul, mengaji dan tempat menimba pahala.

Harapan itu disampaikan Ustaz Abdul Somad atau UAS dalam peresmian rumah tahfidz yang berada di Kompleks Ruko Townhouse Central Laguna Hills, Blok A2-01, Tembesi, Batam, Kepulauan Riau, Kamis siang (15/9). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan doa yang dipimpin UAS.

“Alhamdulillah dengan adanya rumah Tahfidz ini bisa menjadi tempat berkumpul, mengaji dan tempat menimba pahala,” kata UAS, yang diamini ratusan undangan yang hadir.


Di awal sambutannya UAS memuji pendiri Rumah Tahfidz Nurul Istighfar yang juga tokoh pers Kepri dan Pengurus Pusat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Ramon Damora, yang merupakan sahabatnya sejak kuliah di Pekanbaru, Riau.

Ramon, kata UAS, telah mengambil langkah yang tepat dengan mendirikan rumah tahfidz di tengah-tengah kesibukan bekerja sehari-hari.

Menurut UAS, mencari nafkah di dunia tetap harus dijalankan, namun tidak melupakan menyisihkan sebagian rezeki untuk tabungan di akhirat, salah satunya dengan mendirikan rumah tahfidz.

Untuk mendirikan rumah tahfidz lanjut UAS bukanlah perkara yang mudah. Selain butuh modal juga perlu niat dan keikhlasan yang besar.

"Selama ini saya ceramah, jangan mati sebelum buat rumah qur'an, silahkan cari duit banyak-banyak, pergi pagi pulang petang, hasilnya buat rumah qur’an. Tapi beda dengan Ustadz Ramon, beliau langsung action, beliau tak mau ngomong saja, semua harus jadi," puji UAS.

UAS melihat Rumah Tahfidz Nurul Istighfar memiliki tempat yang sangat strategis. Berada di sebuah kompleks ruko dan berada paling depan sehingga bisa langsung dilihat orang banyak. UAS pun berharap Rumah Tahfidz Nurul Istighfar ke depannya terus berkembang, tak hanya dari segi tempat tapi juga level pendidikan. Dia pun akan memberikan dukungan penuh ke depan.

"Jika hari ini saya meresmikan rumah tahfidz ini, besok InsyaAllah berkembang, ada formal dan informalnya. Formalnya ada TK, SD, SMA, dan selanjutnya. Karena perkembangan zaman, formal ini sangat dibutuhkan anak-anak kita, jadi harus dibikin payung hukumnya, berupa yayasan. Besok kalau ada peresmian lagi saya akan datang, InsyaAllah," kata UAS memberikan semangat pada pengurus. "Jadi ini benar-benar harus dikelola dengan baik," pesannya.

Dikatakan UAS, untuk menjadi Hafidz dan Hafidzah memang harus dididik dari anak-anak. Apalagi dimulai dari usia emas. Karena di usia emas anak-anak cepat menangkap apapun dengan hanya melalui pendengaran. Sehingga jangan heran saat ini banyak anak-anak di bawah lima tahun sudah banyak yang hafal juz amma, meski belum bisa baca Alqur'an.

“Mudah-mudahan dari Rumah Tahfizh Nurul Istighfar ini ini lahir generasi-generasi emas yang hapal Alqur'an,” kata UAS.

Sementara, Pendiri Rumah Tahfidz Nurul Istighfar, Ramon Damora mengaku bersyukur telah berhasil mendirikan rumah tahfidz tersebut. Ia mengatakan munculnya ide dan niat mendirikan rumah tahfidz tersebut dari melihat kedua putranya yang saat ini lagi mondok di Pondok Tahfidz Darul Mulia, Bogor, Jawa Barat.

Dia dan istrinya juga harus memiliki semangat yang sama dengan kedua anak mereka yang telah mengorbankan waktu untuk belajar dalam menghapal qur'an.

"Kalau anak-anak mengorbankan waktu, kita harus berkorban yang lain. Kalau untuk menghapal Qur'an sudah tak mungkin, umur sudah tua, jadi kita bersepakat korbankan pikiran dan energi kita untuk membuat rumah tahfidz ini," kata Ramon.

Dengan niat tersebut dia pun mengajak sahabat-sahabat lainnya: Ustadz Hendri Anak Rahman, Rizal Saputra, Novianto, dan lainnya untuk berjuang bersama-sama  sehingga terwujudlah impian mereka itu.

"Setelah itu kami meminta restu UAS dan beliau sendiri yang kemudian memberikan nama, Nurul Istighfar, yang artinya Cahaya Pengampunan," ungkap Ramon.

Seperti yang dipesankan UAS, kata Ramon, mudah-mudahan rumah tahfidz ini terus berkembang ke depan.

"Kalau ada niat, ada tekad, serahkan hati kita, fokus dan biarkan kasih sayang Allah yang bekerja. Satu setengah tahun yang lalu (niat), alhamdulillah jalannya dimudahkan Allah SWT. Mulai dari tempat, pengurusan, hingga hari ini diresmikan, alhamdulillah," kata Ramon.


Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Realisasi Pendapatan Perparkiran di Jakarta Memble

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:21

Keluarga Sutrimo Tak Lagi Pasrah soal Penyebab Kematian Karumga Febrie

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:18

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II segera Cair

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:36

Penjarahan dan Keruntuhan Kota Roma, 410 M

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:16

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Pancasila Dasar Negara Kita

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:43

Rudy Tanoe Bantah Mangkir Panggilan KPK

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:16

Waspada Banjir Rob Rendam Kawasan Pesisir Jateng

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:00

Dibuka Sayembara Rp100 Juta untuk Ijazah SMA Gibran

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:28

Zikir Kebangsaan di Istiqlal

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:08

Selengkapnya