Berita

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kemendagri, Bahtiar/Net

Nusantara

Paling Netral, Bahtiar Dijagokan jadi Pengganti Anies Baswedan

RABU, 14 SEPTEMBER 2022 | 17:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

DPRD DKI Jakarta baru saja menyetorkan tiga nama calon Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ketiga nama tersebut, diperoleh berdasarkan usulan dari sembilan fraksi yang ada di dewan  Kebon Sirih.

Berdasarkan suara terbanyak, ketiga calon Pj Gubernur DKI usulan DPRD yakni Kepala Sekretariat Kepresidenan, Heru Budi Hartono dan Sekda DKI Jakarta Marullah Matali yang sama-sama meraih 9 suara.

Di urutan ketiga, ada Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kemendagri, Bahtiar, yang meraih enam suara.


Menanggapi hal ini, pengamat politik Hendri Satrio, nama calon pengganti Anies Baswedan yang bakal pensiun 16 Oktober mendatang itu memiliki keunggulannya masing-masing.

Kendati begitu, pria yang akrab disapa Hensat itu, melihat Dirjen Polpum Kemendagri, Bahtiar, memiliki peluang yang cukup besar.

"Keunggulan Bahtiar dia memang kerjaannya di Dirjen Kemendagri. Kedua paling netral citranya karena bukan sebagai orang dekat dengan presiden atau Wapres," kata Hensat saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJakarta, Rabu (14/9).

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI itu melanjutkan, Jakarta mempunyai pengalaman dipimpin oleh penjabat atau saat itu masih disebut sebagai Pelaksana Tugas (Plt) yang berasal dari Dirjen Kemendagri.

"Kita masyarakat Jakarta punya pengalaman dipimpin Plt Gubernur (Soni Sumarsono) saat itu dari Dirjen Kemendagri, jadi biasa-biasa aja," tandas Hensat.

Selain tiga nama usulan DPRD DKI, Kemendagri juga bakal mengusulkan tiga nama lainnya yang akan diserahkan dan dipilih langsung Presiden Joko Widodo.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya