Berita

Menteri Luar Negeri India S Jaishankar menandatangani MoU dengan Sekretaris Jenderal Dewan Kerjasama Teluk (GCC) Nayef Falah Mubarak Al-Hajraf/Net

Dunia

India dan GCC Tandatangani MoU Mekanisme Kerja Sama Konsultasi

RABU, 14 SEPTEMBER 2022 | 14:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

India berupaya memperkuat hubungannya dengan Arab Saudi. Untuk memperdalam lagi cara dan mekanisme penguatan hubungan kedua negara, India mendelegasikan Menteri Luar Negeri S. Jaishankar untuk melakukan kunjungan kerja selama dua hari ke negara yang kaya minyak itu.

Seperti dimuat Ani News pada Minggu (11/9) dalam kunjungan pertamanya ke Kerajaan Arab sebagai Menlu India ini, Jaishankar  mengadakan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) Nayef Falah Mubarak Al-Hajraf untuk membahas relevansi kerja sama India-GCC sekaligus menandatangani MoU tentang mekanisme konsultasi antara India dan GCC.

"Pertemuan produktif dengan Sekjen @GCC Dr Nayef Falah Mubarak Al-Hajraf. Menandatangani MoU tentang mekanisme konsultasi antara India dan GCC. Saling bertukar pandangan tentang situasi regional dan global saat ini dan relevansi kerjasama India-GCC dalam konteks itu," tulis Jaishankar dalam cuitannya di Twitter.


Setelah mencapai Arab Saudi, Jaishankar juga mengunjungi dan berbicara dengan diaspora India di Riyadh. Selama pidatonya, ia mengapresiasi keberadaan diasporanya yang telah memainkan peran kunci dalam hubungan antara kedua negara.

"Dalam banyak hal, Anda semua membentuk citra India dan apa yang orang Saudi pikirkan tentang India dan tentang kita. Sadar atau tidak, Anda semua melakukan pencapaian, kontribusi, dan persahabatan yang telah membangun persepsi Saudi tentang India. Kami tahu, hidup di luar negeri tidak selalu mudah. Untuk itu, India akan selalu berterima kasih," ungkapnya.

Hubungan antara India dan Saudi dilaporkan juga telah berkembang pesat selama beberapa tahun terakhir.

Ketika Covid-19 melanda India, lewat persahabatan internasional dengan Arab Saudi, negara teluk ini telah berkontribusi memberikan pasokan oksigennya ke New Delhi. Selain itu hubungan antar kedua negara dalam bidang politik, keamanan, energi, perdagangan, investasi, kesehatan, ketahanan pangan, budaya serta pertahanan juga semakin menguat.

Selama kunjungan dua harinya ini, Jaishankar akan memimpin Rapat Tingkat Menteri perdana Komite Kerjasama Politik, Keamanan, Sosial dan Budaya (PSSC), yang didirikan di bawah kerangka Dewan Kemitraan Strategis India-Arab Saudi, dengan rekannya dari Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud.

“Kedua Menteri akan melakukan tinjauan komprehensif terhadap seluruh hubungan bilateral dan akan membahas kemajuan di bawah empat Kelompok Kerja Bersama Komite PSSC, yaitu Politik & Konsuler; Hukum dan Keamanan; Sosial Budaya dan Komite Bersama untuk Kerjasama Pertahanan,” ujar Kementerian Luar Negeri (MEA) dalam rilisnya.

Pertemuan Kelompok-kelompok ini dan Pejabat Senior (di tingkat Sekretaris) telah diadakan selama beberapa bulan terakhir. Kedua belah pihak juga akan membahas isu-isu regional dan internasional yang menjadi kepentingan bersama termasuk kerja sama mereka di PBB, Kelompok G20 dan Dewan Kerjasama Teluk (GCC).

GCC adalah sebuah organisasi regional dengan enam anggota, yaitu Kerajaan Bahrain, Kuwait, Kesultanan Oman, Qatar, Kerajaan Arab Saudi dan Amerika Serikat.  Organisasi ini didirikan pada tahun 1981, tujuannya adalah untuk meningkatkan koordinasi, integrasi dan interkoneksi di antara para anggotanya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya