Berita

Orang-orang memberi peringatan kepada Shinzo Abe/Net

Dunia

Prosesi Pemakaman Shinzo Abe, Diperkirakan Telan Biaya Hingga Rp 178 Miliar

SELASA, 06 SEPTEMBER 2022 | 16:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemakaman Kenegaraan bagi mantan PM Jepang, Shinzo Abe diperkirakan memakan biaya 1,65 miliar yen atau setara dengan Rp 178 miliar pada 27 September mendatang.  

Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno mengumumkan kisaran biaya pemakaman terbaru menjadi lebih tinggi karena telah mencakup biaya keamanan dan penerimaan tamu undangan.  

"Biaya keamanan untuk pemakaman mencapai Rp 84 miliar. Sementara biaya menjamu delegasi asing akan menelan Rp 63 miliar," ungkapnya seperti dimuat Reuters pada Selasa (6/9).


Menurut Matsuno, ada sekitar 6.000 tamu undangan yang akan hadir, termasuk lebih dari 190 delegasi asing dan 50 tamu VIP yang merupakan kepala negara di dunia.  

Pada akhir Agustus lalu, pemerintah menyetujui anggaran  yang lebih sedikit, hanya Rp 26 miliar. Tetapi angka ini dinilai tidak realistis karena mengecualikan pengeluaran pada keamanan dan jamuan tamu.

Media lokal melaporkan Abe ditembak mati selama rapat umum pemilihan pada bulan Juli lalu. Tersangka pembunuh Abe memiliki dendam terhadap organisasi keagamaan yang tidak ia sukai dan yakin bahwa mantan PM terlibat di dalamnya.

Jajak pendapat di surat kabar Yomiuri yang dilakukan awal bulan ini menunjukkan hanya 38 persen warga yang menyetujui penyelenggaraan pemakaman Abe, sementara 56 persen responden menentang.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya