Berita

Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai/Net

Politik

Pigai: Pelanggaran HAM Berat Paniai akan Jadi Semut Menyengat di Tubuh Pemerintah

SELASA, 06 SEPTEMBER 2022 | 13:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pelanggaran HAM berat di Paniai, Papua akan menjadi bayang-bayang kegagalan pemerintah dalam menegakkan HAM di Indonesia. Sebab hingga kini, pelanggaran HAM berat tersebut belum tuntas.

"Pelanggaran HAM Berat di Paniai akan tetap menjadi salah satu semut yang menyengat di tubuh pemerintah Indonesia karena pelaku tidak hanya 1 orang, namun hampir semua kesatuan teritorial juga penugasan (tempur)," tegas mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (6/9).

Pigai yang juga memimpin inisiasi investigasi kasus pembunuhan di Paniai ini mengatakan, kasus yang terjadi di 8 Desember 2014 itu melibatkan banyak pihak.


Namun hingga kini, kasus pelanggaran HAM berat itu baru ditetapkan satu tersangka.

Pigai mengklaim, timnya telah menemukan bukti yang kredibel bahwa setidaknya empat cabang pasukan keamanan Indonesia terlibat dalam pembunuhan, termasuk perwira infanteri dan pasukan angkatan udara.

"Aktor-aktor yang terlibat merupakan pemimpin-pemimpin Indonesia, dan dalam laporan kami, kami menuliskan nama dan posisi mereka," tandas Pigai.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya