Berita

Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina/Net

Dunia

Sama-sama Cari Pinjaman, PM Sheikh Hasina: Bangladesh Tak Akan Jadi Sri Lanka

SENIN, 05 SEPTEMBER 2022 | 14:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Bangladesh tidak akan menghadapi situasi krisis ekonomi seperti di Sri Lanka, meski saat ini Dhaka tengah terseok-seok mencari pinjaman karena menyusutnya cadangan dan melonjaknya biaya impor.

Begitu yang ditegaskan oleh Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina dalam wawancaranya dengan ANI News pada Senin (5/9), selama kunjungan empat harinya ke India.

Ia mengatakan, ekonomi Bangladesh tetap kuat meski terdampak pandemi Covid-19 dan perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.


"Bangladesh selalu tepat waktu (dalam membayar) utang. Tingkat utang kami sangat rendah jika dibandingkan Sri Lanka," ujarnya.

Ekonomi Bangladesh senilai 416 miliar dolar AS telah menjadi salah satu yang tumbuh paling cepat di dunia selama bertahun-tahun. Tetapi cadangan devisa yang berkurang karena tagihan impor yang meningkat, mendorong pemerintah untuk mencari pinjaman dari badan-badan global, termasuk Dana Moneter Internasional (IMF).

"Beberapa orang telah mengangkat masalah ini bahwa Bangladesh akan menjadi Sri Lanka, tetapi saya dapat memastikan bahwa itu tidak akan terjadi," tegasnya.

Sri Lanka menghadapi krisis ekonomi terburuk sejak merdeka, dengan utang yang menumpuk sementara cadangan devisa habis. Akibatnya, demonstrasi besar-besaran terjadi, mendorong pengunduran diri mantan Presiden Gotabaya Rajapaksa.

Pada Kamis (1/9), Sri Lanka mencapai kesepakatan untuk pinjaman sekitar 2,9 miliar dolar AS dengan IMF.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Pernah Tembak Mati Perampok Toko Emas, Eks Kapolres Jakbar Kini Jabat Kapolda Papua Barat

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:17

PIEP Datangkan 450 Ribu Barel Minyak dari Aljazair

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:07

Din Syamsuddin Tawarkan Konsep Etika Global Bersama di Forum Internasional Mauritius

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:05

KSP Kawal Ketat Kopdes Merah Putih hingga Capai Target

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:04

Strategi Pertamina Trans Kontinental Jaga Stabilitas Kinerja 2026

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:49

Lebih dari 42 Ribu Warga Ikut Pilih Logo HUT RI ke-81

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:40

Ketika Demonstrasi Punya Harga, yang Mati Bukan Hanya Integritas Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:34

Forum Bersama Raja Charles III, Jumhur Bicara Kebijakan Pengelolaan Limbah

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:30

Menkop Gandeng KSP Percepat Operasionalisasi Kopdes

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:23

AKBP Supriyanto jadi Kapolres Pertama Kawasan IKN

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:20

Selengkapnya