Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Demi Amankan Dukungan Soal Taiwan, China Pakai "Diplomasi Utang" ke Negara-negara Afrika

SENIN, 05 SEPTEMBER 2022 | 08:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China semakin gencar melakukan pendekatan melalui "diplomasi utang" dengan negara-negara Afrika yang miskin. Hal itu tampaknya dilakukan Beijing demi mendapatkan suara mereka di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) atas posisi China di Taiwan.

Salah satu langkah yang dilakukan oleh China adalah pengumuman yang dibuat oleh Menteri Luar Negeri Wang Yi selama pertemuan Forum Kerjasama China-Afrika pada Agustus lalu.

Ketika itu, Wang Yi mengumumkan pembatalan atau pengurangan saldo pinjaman untuk negara-negara termiskin.


Dimuat Asia Times, langkah ini agak bermotif politik. Dengan taktik ini, China berusaha untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara Afrika.

Tetapi pada dasarnya, diplomasi utang Beijing tidak banyak mengubah utang Afrika yang terus meningkat.

Di tengah sikap geopolitik China dan AS, masih ada sedikit tanda bahwa kekuatan global atau lembaga keuangan internasional pada akhirnya akan mengatasi pendorong sistemik kebangkitan utang Afrika.

Bukan hanya itu, China juga tampaknya tidak melakukan taktik ini sebatas di Afrika saja, tetapi juga di wilayah lain, termasuk Amerika Latin, Asia, dan Eropa.

Pendekatan diplomasi utang dengan menawarkan ratusan miliar dolar untuk pinjaman infrastruktur dilakukan China untuk memperluas pengaruhnya.

Salah satunya adalah Sri Lanka. Krisis ekonomi parah yang dihadapi Sri Lanka saat ini digadang-gadang disebabkan oleh jebakan utang China, yang akhirnya memicu kekhawatiran di antara banyak negara peminjam.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya