Berita

Pemimpin junta Myanmar, Min Aung Hlaing/Net

Dunia

Sama-sama Diisolasi, Pemimpin Junta Myanmar Akan Kunjungi Rusia

MINGGU, 04 SEPTEMBER 2022 | 09:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemimpin junta militer Myanmar, Min Aung Hlaing, dijadwalkan akan melakukan perjalanan ke Rusia pada pekan depan untuk pembicaraan terkait ekonomi.

Dilaporkan The Global New Light of Myanmar, Min Aung Hlaing juga akan menghadiri Forum ekonomi Timur di Vladivostok Rusia.

Forum itu akan dihadiri oleh perwakilan dari China, India, Jepang, Kazakhstan, dan negara-negara lain.


Kunjungan Min Aung Hlaing dilakukan saat kedua pemerintah menghadapi isolasi diplomatik. Moskow untuk invasi Februari ke Ukraina, dan Naypyitaw untuk kudeta militer tahun lalu.

Selama kunjungan, Min Aung Hlaing akan mengadakan pembicaraan dengan para pejabat Rusia untuk memperkuat kerjasama di antara kedua negara.

Sejak kudeta yang menggulingkan pemerintahan sipil Aung San Suu Kyi pada Februari tahun lalu, Myanmar menghadapi sanksi Barat dan isolasi.

ASEAN juga telah mengesampingkan kehadiran junta sebagai perwakilan Myanmar karena kurangnya kemajuan dalam menjalankan lima poin konsensus yang telah disepakati.

Sejak itu, para jenderal yang berkuasa di Myanmar telah berusaha untuk memperdalam hubungan dengan Moskow.

Pada Juli, Min Aung Hlaing melakukan "kunjungan pribadi" ke Moskow, di mana ia dilaporkan bertemu dengan pejabat dari badan antariksa Rusia, Roscosmos, dan badan nuklir. Sementara komandan keduanya, Soe Win, juga berkunjung akhir bulan lalu.

Selama perjalanan ke ibukota Myanmar, Naypyitaw pada awal Agustus, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mendukung upaya militer untuk "menstabilkan" negara itu dan mengadakan pemilihan nasional tahun depan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya