Berita

Drone Bayraktar TB2 buatan Turki/Net

Dunia

Dalam Tiga Hari, Drone Bayraktar Turki Hancurkan Rp 394 Miliar Alutsista Rusia

MINGGU, 04 SEPTEMBER 2022 | 09:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Drone Bayraktar TB2 buatan Turki yang dibeli oleh Ukraina telah membantu menghancurkan peralatan militer Rusia yang bernilai total hingga 26,5 juta dolar AS atau setara dengan Rp 394 miliar, hanya dalam kurun waktu tiga hari.

Dimuat BBC pada Sabtu (3/9), Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina Valery Zaluzhny mengatakan dua drone Bayraktar telah menyebabkan kerusakan pada 8 tank T-72, satu senjata self-propelled Acacia, kendaraan tempur infanteri, dan howitzer milik Rusia antara 31 Agustus hingga 2 September.

Drone Bayraktar dapat terbang setinggi 7.620 meter dan menyerang target dengan peluru kendali laser. Drone ini dipuji selama pertempuran antara Rusia dan Ukraina sejak Februari karena dapat mengalahkan tank dan kendaraan lapis baja Moskow.


Drone ini diproduksi oleh Baykar, industri pertahanan terkemuka Turki, dengan chief technology officer-nya adalah menantu Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Menurut Middle East Eye pada Juni, Ukraina telah menerima 50 TB2 dari Baykar sejak invasi Rusia.

Selain perang di Ukraina, drona ini telah memainkan peran kunci dalam konflik di Libya, Suriah dan Nagorno-Karabakh. Tetapi untuk pertama kalinya dihadapkan dengan kemampuan peperangan elektronik canggih dan sistem pertahanan udara canggih dalam perang Ukraina-Rusia.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya