Berita

Sekitar 100 rumah hangus terbakar di negara bagian California, Amerika Serikat/Net

Dunia

100 Rumah di California Hangus Terbakar, Ribuan Penduduk Mengungsi

MINGGU, 04 SEPTEMBER 2022 | 08:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sekitar 100 rumah dan bangunan lainnya di California, Amerika Serikat (AS) habis terbakar api dalam kebakaran yang melanda di dekat pedesaan.

Kebakaran terjadi dari sebuah pabrik kayu, Produk Hutan Roseburg, pada Jumat (2/9) sekitar pukul 13.00 waktu setempat di Weed bagian utara. Wilayah yang terletak 402 kilometer di utara San Francisco itu memiliki sekitar 2.600 penduduk.

Api kemudian menjalar ke lingkungan Lincoln Heights, di mana sejumlah rumah terbakar. Akibatnya ribuan orang terpaksa mengungsi, dan setidaknya dua orang terluka.


Kedua korban dibawa ke Mercy Medical Center Mount Shasta. Satu dalam kondisi stabil dan yang lainnya dipindahkan ke UC Davis Medical Center, yang memiliki unit luka bakar.

Dimuat TRT World, otoritas telah mengerahkan pemadam kebakaran untuk memadamkan api.

Kepala Unit Cal Fire Siskiyou Phil Anzo mengatakan kru bekerja sepanjang siang dan malam untuk melindungi struktur di Weed dan di subdivisi di timur yang dikenal sebagai Carrick Addition.

"Ada banyak yang dipertaruhkan di Mill Fire itu. Ada banyak komunitas, banyak rumah di sana," ujarnya.

Kondisi cuaca membaik dalam semalam dan petugas pemadam kebakaran bisa menahan 20 persen tetapi muncul kobaran api lain di sekitar gunung.

Anzo memperkirakan sekitar 100 rumah dan bangunan lainnya hilang dalam kebakaran pabrik.

Itu adalah kebakaran hutan besar ketiga dalam beberapa hari di California, yang sekarang menghadapi di bawah gelombang panas hingga suhu berada di angka 37,7 derajat Celcius.

Dalam lima tahun terakhir, California telah mengalami kebakaran terbesar dan paling merusak dalam sejarah negara bagian. Weed telah melihat tiga kebakaran besar sejak 2014.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya