Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Sukses Tengahi Kesepakatan Gandum, Erdogan Tawari Putin Jadi Negosiator PLTN Zaporizhzhia

MINGGU, 04 SEPTEMBER 2022 | 06:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah berhasil menjadi mediator kesepakatan ekspor gandum, saat ini Turki siap untuk menengahi negosiasi antara Ukraina dan Rusia terkait pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia.

Hal itu ditawarkan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin pada Sabtu (3/9).

Mengutip pernyataan kantor Kepresidenan Turki, Ahval News, mengatakan Erdogan dapat memainkan peran fasilitator bagi kedua belah pihak.


Sejak Maret, beberapa pekan setelah meluncurkan invasi ke Ukraina, Rusia telah menduduki PLTN Zaporizhzhia, yang merupakan PLTN terbesar di Eropa.

Tetapi penembakan di sekitar fasilitas itu baru-baru ini meningkat, memicu kekhawatiran baru akan krisis nuklir internasional.

Bulan lalu, setelah pembicaraan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres di Lviv, Erdogan memperingatkan bahaya bencana Chernobyl lain yang dapat meletus di pabrik Zaporizhzhia.

“Kami khawatir. Kami tidak menginginkan (bencana) Chernobyl (terjadi) lagi,” kata Erdogan ketika itu.

Pada Juni, Turki berhasil menengahi kesepakatan antara Moskow dan Kyiv untuk pelepasan sekitar 22 juta ton gandum dan tanaman lainnya dari Ukraina untuk diekspor. Ini menjadi ekspor pertama sejak berbulan-bulan perang yang mengancam krisis pangan global.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya