Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

China Lockdown Tiga Distrik Kota Shenzhen, Termasuk Pasar Elektronik Terbesar

KAMIS, 01 SEPTEMBER 2022 | 08:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah China telah memberlakukan lockdown di tiga distrik utama Kota Shenzhen, termasuk pasar elektronik terbesar di dunia sebagai bagian dari kebijakan "Zero Covid".

Lockdown diberlakukan setelah ditemukan 11 kasus Covid-19 varian Omicron yang dilaporkan pada 29 Agustus. Sebagai tindak lanjut, tiga dari 10 distrik di Shenzhen dikunci, meliputi Futian, Longgang, dan Luohuo.

Dari laporan The Epoch Times, kegiatan produksi dan bisnis telah dihentikan, sementara semua penduduk di distrik telah diminta untuk melakukan tes PCR setiap hari selama empat hari ke depan. Enam jalur kereta bawah tanah dan 24 stasiun kereta bawah tanah juga telah ditutup.


Kawasan bisnis Huaqiangbei, pasar elektronik terbesar di dunia yang terletak di Distrik Futian, juga telah ditutup, menghentikan perdagangan suku cadang elektronik. Pemerintah setempat mengumumkan pasar akan ditutup hingga 2 September.

Dengan pemberlakuan lockdown, 6,7 juta orang di tiga distrik Shenzhen di bawah penguncian.

Pemberlakuan lockdown ini memicu kekhawatiran terhadap ekonomi China. Mengingat Futian menduduki peringkat kedua dalam kontribusinya terhadap PDB Shenzhen pada tahun 2021, Longgang peringkat ketiga, dan Luohu peringkat keenam.

Jika digabungkan, ketiga distrik tersebut menghasilkan lebih dari 40 persen PDB Shenzhen.

Menurut sensus China 2020, populasi Futian adalah 1,55 juta, distrik Longgang 4 juta, dan distrik Luohuo 1,14 juta.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya