Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Permintaan Tinggi, Ekspor Beras Vietnam Melonjak hingga 6,5 Juta Ton

KAMIS, 01 SEPTEMBER 2022 | 06:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sektor pangan Vietnam terus menunjukkan peningkatan. Ini terbukti dari laporan  yang dirilis asosiasi pangan baru-baru ini  bahwa ekspor beras Vietnam diperkirakan meningkat menjadi 6,3-6,5 juta ton tahun ini dari 6,24 juta ton pada tahun lalu.

Tahun ini Vietnam mendapat permintaan yang sangat tinggi.

"Sepanjang tahun ini, ekspor telah meningkat kuat, dan kami berharap untuk melihat momentum berlanjut untuk sisa tahun ini," Nguyen Ngoc Nam, ketua Asosiasi Makanan Vietnam, seperti dikutip dari VN Express, Rabu (31/8).


Vietnam merupakan pengekspor beras terbesar ketiga di dunia. Negara Asia Tenggara ini telah melaporkan peningkatan 19 persen tahun-ke-tahun dalam pengiriman berasnya dalam delapan bulan pertama tahun ini, menjadi 4,7 juta ton.

"Harga ekspor beras Vietnam juga diperkirakan akan naik selama beberapa bulan mendatang karena biaya produksi yang lebih tinggi dan karena kondisi cuaca buruk di beberapa negara penghasil beras mengganggu produksi," kata Nam.

"Biaya produksi, khususnya harga pupuk, akhir-akhir ini meningkat tajam di tengah tekanan inflasi global," katanya.

"Kami melihat kekeringan parah dan banjir di beberapa negara, seperti China, India dan di beberapa negara Eropa, dan ini dapat mempengaruhi pasokan makanan global," lanjut Nam.

Dia mengatakan bahwa Filipina akan tetap menjadi pasar ekspor beras terbesar Vietnam tahun ini.

Dua sumber lain mengatakan pada hari Senin bahwa Bangladesh saat ini sedang menyelesaikan kesepakatan dengan Vietnam dan India untuk mengimpor total 330.000 ton beras untuk pengiriman dalam tiga bulan ke depan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya