Berita

Dunia

Arnold Schwarzenegger: Gorbachev Salah Satu Pahlawan Saya, Senang Bisa Menyebutnya sebagai Teman

RABU, 31 AGUSTUS 2022 | 09:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kematian mantan pemimpin Uni Soviet  Mikhail Gorbachev mengejutkan aktor dan mantan gubernur California Arnold Schwarzenegger.

Tak lama setelah mendengar kabar duka tersebut, Arnold pun bergabung dengan legiun pemimpin dunia dalam memberikan penghormatan kepada Gorbachev, yang meninggal pada Selasa (30/8) dalam usia 91 tahun.

"Mikhail Gorbachev adalah salah satu pahlawan saya, dan merupakan suatu kehormatan dan kegembiraan untuk bertemu dengannya," tulis Arnold, mengungkapkan betapa ia sangat beruntung bisa menyebut Gorbachev sebagai teman.


"Kita semua bisa belajar dari kehidupannya yang fantastis,” lanjutnya.

Ia juga mengunggah foto pertemuannya dengan Mikhail Gorbachev dengan latar belakang gambar Gorbachev dalam ukuran besar.

Gorbachev - pemimpin kedelapan dan merupakan presiden pertama dan terakhir Uni Soviet yang berhasil mengakhiri Perang Dingin tetapi gagal mencegah runtuhnya Uni Soviet--, meninggal setelah sakit parah dan lama.

Gobachev memenangkan pemilihan untuk jabatan presiden pada Maret 1990 dan mengundurkan diri pada 25 Desember 1991.
Arnold menyatakan bahwa Gorbachev akan dikenang sepanjang masa sebagai pahlawan yang membongkar sistem komunis.

“Bayangkan, naik ke puncak organisasi mana pun, dan kemudian memiliki kebijaksanaan dan keberanian untuk melihat sekeliling dan berkata, 'Ini tidak berhasil untuk orang-orang, seseorang harus memperbaikinya. Jika bukan aku, siapa? Jika tidak sekarang kapan?'" tulis Arnold.

Aktor kelahiran Austria itu kemudian mendoakan yang terbaik bagi keluarga yang ditinggalkan dan mengingtakan bahwa Gorbachev saat ini telah menjadi milik sejarah.

"Saya tahu dia sangat gembira bisa bertemu kembali dengan Raisa tersayang, dan sekali lagi menjalani salah satu kisah cinta terbesar sepanjang masa,” lanjut Arnold.

Raisa Maximovna adalah isteri Gorbachev yang wafat pada 1999. Raisa juga seorang aktivis.

Dalam buku All in Good Time yang ditulis selama lima tahun dan terbit pada 2013, Gorbachev mengungkapkan rasa cinta yang terdalam terhadap Raisa.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya