Berita

S-300/Net

Dunia

Hadapi Ukraina di Wilayah Selatan, Rusia Dilaporkan Pindahkan Rudal S-300 dari Suriah ke Laut Hitam

SELASA, 30 AGUSTUS 2022 | 15:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah kapal milik Rusia yang membawa artileri kuat dilaporkan telah berpindah dari Suriah ke Laut Hitam, sebagai bagian dari tahap baru perang di wilayah selatan Ukraina.

Situs Naval News melaporkan bahwa "kapal kargo Rusia yang tidak mencolok" yang diyakini sebagai Sparta II itu melakukan perjalanan melalui Bosporus di Turki, satu-satunya jalur air yang menghubungkan Laut Mediterania dan Laut Hitam.

Kapal itu konon membawa baterai untuk sistem rudal permukaan-ke-udara (SAM) S-300 melalui selat, yang ditutup Turki untuk kapal perang sejak invasi awal Rusia.


Sebuah gambar satelit berdampingan di- tweet oleh perusahaan intelijen swasta Israel ImageSat Intl. menunjukkan posisi baterai S-300 sebelumnya di Suriah, dan lokasi yang sama tanpa baterai.

Gambar tambahan menunjukkan baterai di Sparta II saat dalam perjalanan ke tujuan yang dilaporkan di Laut Hitam.

Sparta II disebutkan dalam daftar sanksi Kantor Pengawasan Aset Asing Departemen Keuangan AS yang diterbitkan 8 Mei.

Pengintai kapal Bosporus Yörük Işık mentweet pada 27 Agustus bahwa Sparta II terlihat membawa kargo militer dalam perjalanan dari Tartus di Suriah.

Menurut laporan Reuters, kapal Rusia berlayar dari Suriah mulai 20 Agustus. Disebutkan juga bahwa monitor data Refinitiv Eikon menunjukkan bahwa Sparta II saat ini berada di Novorossiysk, pelabuhan Laut Hitam Rusia di dekat Krimea.

SAM S-300 tiba di Suriah pada 2018 dan disebut-sebut sebagai hadiah untuk Presiden Bashar Al-Assad.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya