Berita

Demonstrasi di Buenos Aires, Argentina pada Sabtu, 27 Agustus 2022/Net

Dunia

Ribuan Warga Argentina Turun ke Jalan, Dukung Wapres yang Kena Skandal Korupsi

MINGGU, 28 AGUSTUS 2022 | 08:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jalanan di ibukota Buenos Aires, Argentina dipenuhi oleh ribuan pendukung mantan presiden yang saat ini menjabat sebagai wakil presiden, Cristina Fernandez de Kirchner.

Demonstrasi besar-besaran itu juga terjadi di luar kediaman wapres di lingkungan Recoleta pada hari yang sama, Sabtu (27/8).

Aksi tersebut dilakukan beberapa hari setelah dua jaksa mengajukan hukuman penjara 12 tahun dan larangan jabatan publik kepada Fernandez de Kirchner atas dugaan kasus korupsi.


Fernandez de Kirchner dituduh menipu negara dan terlibat dalam skema untuk mengalihkan dana publik saat menjadi presiden antara 2007 dan 2015.

Namun para pendukungnya menyebut Fernandez de Kirchner adalah korban penganiayaan pengadilan.

Selama aksi protes, Reuters melaporkan, para pengunjuk rasa merobohkan pagar penghalang dan tembok polisi. Sementara polisi berusaha membubarkan massa dengan air.

Menurut media lokal, lima petugas polisi terluka dan empat pengunjuk rasa ditangkap.

"Mereka ingin melarang demonstrasi cinta dan dukungan yang benar-benar damai dan menyenangkan, yang terjadi di hadapan penganiayaan pengadilan yang sudah tak terbantahkan," cuit Fernandez de Kirchner di Twitter.

Sebagai tanda dukungan, Presiden Alberto Fernandez membagikan pesan tersebut di akun Twitter-nya sendiri.

Putusan dan kemungkinan hukuman akan diputuskan oleh hakim, yang kemungkinan memakan waktu berbulan-bulan. Fernandez de Kirchner juga dapat mengajukan banding atas keputusan apa pun.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya