Berita

Kepala Operasi Angkatan Laut AS, Laksamana Mike Gilday/Net

Dunia

Militer AS: India Punya Peran Kunci untuk Melawan China

MINGGU, 28 AGUSTUS 2022 | 07:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India dinilai sebagai kekuatan yang dapat menjadi mitra strategis bagi Amerika Serikat dengan memainkan peran penting dalam melawan China.

Begitu yang dikatakan oleh Kepala Operasi Angkatan Laut AS, Laksamana Mike Gilday ketika berbicara di sebuah seminar yang digelar Heritage Foundation di Washington, seperti dimuat Nikkei Asia pada Minggu (28/8).

Gilday menuturkan, kehadiran India membuat China harus membagi fokusnya ke dua sisi. Beijing tidak bisa hanya melihat ke sisi timur, yaitu Laut China Selatan dan Selat Taiwan, namun juga harus waspada atas kehadiran India.


“Saya telah menghabiskan lebih banyak waktu mengunjungi India daripada dengan negara lain karena saya menganggap mereka sebagai mitra strategis di masa depan,” kata Gilday, yang melakukan kunjungan lima hari ke India pada Oktober tahun lalu.

Bentrokan yang terjadi antara pasukan India dan China di perbatasan Himalaya, lanjut Gilday, telah mendapatkan daya tarik di antara ahli strategis AS.

"Ruang pertempuran Samudra Hindia menjadi semakin penting bagi kami. Fakta bahwa India dan China saat ini memiliki perselisihan di sepanjang perbatasan mereka itu penting secara strategis," jelasnya.

Kewaspadaan China terhadap India terlihat dalam beberapa kesempatan. Salah satunya ketika para pemimpin Quad, yang terdiri dari AS, Jepang, india, dan Australia, bertemu di Tokyo.

Meski India tidak secara langsung memberikan dukungan pada Taiwan, namun kehadirannya sudah bisa menarik perhatian China dan meningkatkan kewaspadaan di perbatasan Himalaya.

“Apa yang AS dan Jepang ingin India lakukan adalah menjadi sekuat mungkin di Asia Selatan, dan secara efektif menarik perhatian China sehingga mereka memiliki masalah utama kedua di depan mata,” kata ahli strategi pertahanan, Elbridge Colby.

India juga mendapatkan keuntungan dari perselisihan antara AS dan China. Seperti menggelar latihan militer yang menjadi pesan kuat pada Beijing untuk tidak mengganggu perbatasan.

Pada 18-31 Oktober mendatang, India menjadi tuan rumah latihan Yudh Abhyas atau latihan perang di negara bagian Uttarakhand, kurang dari 100 kilometer dari Garis Kontrol Aktual (LAC) di perbatasan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya