Berita

Militer Rusia/Net

Dunia

Banyak Pasukannya Gugur di Ukraina, Putin Rekrut 137 Ribu Tentara Baru Rusia

JUMAT, 26 AGUSTUS 2022 | 08:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Vladimir Putin memerintahkan penambahan besar-besaran pasukan militer Rusia untuk mengganti mereka yang telah gugur selama enam bulan perang di Ukraina.

Putin berambisi meningkatkan jumlah pasukannya sebesar 137 ribu atau 13 persen, menjadi 1,15 juta personel pada akhir tahun ini, seperti dimuat Associated Press.

Kendati begitu tidak dirinci apakah rekrutmen akan dilakukan untuk sukarelawan atau personel profesional. Meski sejumlah analis militer meyakini Moskow cukup bergantung pada sukarelawan demi menghindari kritik di dalam negeri.


Dengan rencana ini, maka jumlah personel angkatan bersenjata Rusia secara keseluruhan menjadi 2,04 juta, termasuk 1,15 juta tentara.

Menurut perkiraan Barat, korban militer Rusia dalam perang Ukraina jauh lebih banyak daripada korban militer Uni Soviet selama perang 10 tahun di Afghanistan.

Diperkirakan ada sekitar 15 ribu hingga 20 ribu tentara Rusia yang tewas selama perang sejak 24 Februari di Ukraina. Amerika Serikat (AS) sendiri meyakini sekitar 80 ribu tentara Rusia telah tewas atau terluka.

Kremlin mengatakan hanya tentara kontrak sukarela yang ambil bagian dalam perang Ukraina. Tetapi dengan situasi perang berkepanjangan, analis menilai sulit bagi Rusia menemukan lebih banyak tentara yang bersedia.

Di samping itu, muncul tantangan lain berupa pelatihan yang biasanya memakan waktu cukup lama.

Pakar militer Rusia, Alexei Leonkov, mencatat pelatihan senjata modern yang kompleks biasanya memakan waktu tiga tahun. Dan wajib militer hanya melayani satu tahun.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

Serangan terhadap Konvoi Pasukan UNIFIL di Lebanon Tewaskan Dua Personel

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:53

Mantan Dirjen PHU Hilman Latief Diduga Terima Duit Ribuan Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:36

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

Selasa, 31 Maret 2026 | 01:10

Maktour Raup Rp27,8 Miliar dari Permainan Kuota Haji

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:55

Pengorbanan TNI Bukti Nyata Komitmen Indonesia Jaga Perdamaian Dunia

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:41

Mantan Anak Buah Yaqut Diduga Terima 436 Ribu Dolar AS

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:14

Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL Pelanggaran Serius Resolusi DK PBB

Selasa, 31 Maret 2026 | 00:01

Tim Garuda Gigit Jari Usai Ditekuk Bulgaria 0-1

Senin, 30 Maret 2026 | 23:33

Kader PDIP Siap Gotong Royong Bantu Keluarga Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo Tebet

Senin, 30 Maret 2026 | 22:47

Selengkapnya