Berita

Bomber B-21/Net

Dunia

Sanggup Membombardir China dari Jarak Jauh, AS Bakal Kirim Pesawat Bomber B-21 ke Australia

KAMIS, 25 AGUSTUS 2022 | 07:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Amerika Serikat dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk memasok pesawat pembom B-21 ke Australia, yang menurut para ahli akan memungkinkan Canberra melancarkan serangan jarak jauh terhadap China.

Rencana itu disampaikan Sekretaris Angkatan Udara AS Frank Kendall pada sebuah konferensi pers setelah bertemu dengan kepala Angkatan Udara Australia Marsekal Udara Robert Chipman  baru-baru ini,  dengan mengutip ancaman China.

"Kami berada dalam apa yang saya anggap sebagai perlombaan untuk keunggulan teknologi militer dengan China," kata Kendall di Canberra, seperti dikutip dari Global Times, Kamis (25/8).


Sementara itu Chipman menggarisbawahi pentingnya AUKUS, di mana kelompok tersebut bekerja sama untuk mengembangkan dan meneliti serta merekayasa teknologi baru secara kolaboratif sehingga mampu untuk tetap bersaing.

AS telah bertahun-tahun enggan untuk melengkapi sekutunya itu dengan teknologi militer paling mutakhir dan senjata strategis, termasuk pembom strategis, kapal selam bertenaga nuklir dan jet tempur siluman F-22.

Song Zhongping, pakar militer China ikut bersuara atas recana tersebut, mengingatkan adanya ancaman serius jika rencana AS memasok bomber B-21 terlaksana.

"Karena B-21 adalah pembom siluman jarak jauh yang mampu melakukan penerbangan antarbenua, itu bisa menimbulkan ancaman serius bagi China," kata Song.

"Jika Australia memperoleh B-21, negara itu pada dasarnya akan menjadi pangkalan pengebom luar negeri AS," lanjutnya.

Tetapi, kata Song, selama China memodernisasi militernya selangkah demi selangkah sesuai jadwal, ancaman seperti itu dapat diatasi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya