Berita

Darya Dugin, puteri Alexander Dugin yang merupakan orang kepercayaan Presiden Vladimir Putin/Net

Dunia

Mantan Pejabat Rusia Ungkap Dalang Kematian Darya Dugina: Bagian dari Upaya Penghancuran Rezim Putin

SENIN, 22 AGUSTUS 2022 | 15:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Spekulasi terkait kematian Darya Dugin, putri Alexander Dugin, pria yang dikenal dengan propaganda Rusia dan dikenal sebagai "otak" Presiden Rusia Vladimir Putin, terus berkembang.

Terbaru tudingan muncul dari mantan wakil Duma Negara Rusia, Ilya Ponomaryov. Ia mengatakan pada Minggu malam (21/8), bahwa Tentara Republik Nasional (NRA) bertanggung jawab atas pembunuhan Daria.

"Tindakan ini (pembunuhan Dugina), seperti banyak tindakan partisan aksi langsung lainnya yang dilakukan di wilayah Rusia dalam beberapa bulan terakhir, dilakukan oleh Tentara Republik Nasional," katanya dalam sebuah pidato, seperti dikutip dari Newsweek, Senin (22/8).


“Kami terhubung dengan para pejuangnya dengan bantuan sumber daya kami Rospartyzan, yang menyoroti meningkatnya gelombang perlawanan di Rusia. Para pejuang NRA mengizinkan saya untuk membaca manifesto mereka hari ini," ujarnya.

Manifesto atau pernyataan tersebut, yang diterbitkan oleh media Ukraina Pravda, menyatakan bahwa RNA melarang para penghasut perang, perampok, dan penindas rakyat Rusia.

"Kami menyatakan Presiden Putin sebagai perampas kekuasaan dan penjahat perang yang mengamandemen Konstitusi, melancarkan perang saudara antara orang-orang Slavia dan mengirim tentara Rusia ke kematian yang pasti dan tidak masuk akal," bunyi pernyataan di halaman Telegram NRA.

"Kemiskinan dan peti mati untuk beberapa orang, istana untuk orang lain - inti dari kebijakannya," lanjutnya.

NRA juga mengatakan orang-orang yang kehilangan haknya memiliki hak untuk memberontak melawan tiran.

"Putin akan digulingkan dan dihancurkan oleh kita!" bunyi pernyataan itu lagi.

"Tujuan kami adalah untuk menghentikan kehancuran Rusia dan tetangganya, untuk menghentikan kegiatan segelintir pengusaha Kremlin yang telah menyedot kekayaan rakyat kami dan melakukan kejahatan hari ini di dalam dan di luar negeri," katanya.

Darya berada di mobil ayahnya pada Sabtu malam (20/8) ketika mobil itu meledak di dekat Desa Velyki Vyazomy di pinggiran kota Moskow.

Banyak yang menduga ledakan itu ditujukan untuk ayahnya, yang tidak berada di dalam kendaraan ketika itu terjadi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya