Berita

Pasar di kota Al-Bab yang dikuasai oposisi, terkena roket pada Jumat 19 Agustus 2022/Net

Dunia

Belasan Orang Tewas Diserang Roket di Pasar Suriah

SABTU, 20 AGUSTUS 2022 | 06:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sedikitnya 14 orang, termasuk tiga anak-anak, tewas dalam sebuah serangan roket di sebuah pasar di kota Al Bab, Suriah utara, Jumat (19/8) waktu setempat.

Selain korban tewas, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan ada sekitar 38 orang lainnya yang terluka dalam serangan itu.
Al Bab terletak di pedesaan timur laut Aleppo dan tercatat sebagai kota yang dikuasai pemberontak.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang bertindak sebagai pemantau perang oposisi, menyalahkan pasukan pemerintah Suriah atas serangan Jumat, dengan mengatakan itu sebagai pembalasan atas serangan udara Turki pada hari Selasa.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang bertindak sebagai pemantau perang oposisi, menyalahkan pasukan pemerintah Suriah atas serangan Jumat, dengan mengatakan itu sebagai pembalasan atas serangan udara Turki pada hari Selasa.

Sebelumnya serangan udara Turki menewaskan sedikitnya 11 tentara Suriah dan pejuang Kurdi yang didukung AS dari Pasukan Demokratik Suriah (SDF).

“Jumlah syuhada kemungkinan akan meningkat karena banyaknya korban luka, yang sebagian besar masih menerima perawatan dan pertolongan pertama di rumah sakit kota Al Bab,” kata observatorium tersebut, seperti dikutip dari AFP.

"Penembakan itu dilakukan dari situs pemerintah Suriah," kata pengawas yang berbasis di Inggris itu.

Kepala pusat media SDF, Farhad Shami, mengatakan kelompok itu tidak ada hubungannya dengan serangan hari Jumat.

Pertempuran di Suriah telah mengalami penurunan selama beberapa tahun terakhir, tetapi penembakan dan serangan udara masih kerap terjadi, terutama di utara karena merupakan rumah bagi daerah pemberontak besar terakhir di negara itu.

Sejak konflik Suriah dimulai pada Maret 2011 ratusan ribu telah tewas dan setengah dari populasi negara sebelum perang dari 23 juta telah mengungsi.

Pasukan Presiden Bashar Assad sekarang menguasai sebagian besar Suriah, dengan bantuan sekutu Rusia dan Iran.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya