Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

Jelang Akhir Masa Jabatan, Anies Baswedan Hadirkan Hunian Terjangkau di Kawasan TOD

JUMAT, 19 AGUSTUS 2022 | 17:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dua Bulan jelang purna tugas sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menghadirkan terobosan berupa hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dan menengah bertajuk Alaspadu dan Rumapadu.

Program itu, dilaksanakan dilaksanakan PT MRT Jakarta (Perseroda) melalui anak usahanya PT Integrasi Transit Jakarta berkolaborasi dengan pihak swasta.

Komitmen pelaksanaannya, ditandai dengan penandatanganan dua Perjanjian Kerjasama tentang Penyelenggaraan Hunian Terjangkau, antara Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda), Farchad Mahfud dan CEO PT Rukita Bhinneka, Sabrina Soewatdy, dan Direktur Utama PT Cove Living Indonesia, Rizky Kusumo yang disaksikan oleh Gubernur Anies dan Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Mohamad Aprindy.


Alaspadu dan Rumapadu mengakomodir kebutuhan dan kemampuan kelas pekerja menengah atau berpenghasilan Rp 7-20 juta/bulan, yang belum terakomodir dalam program perumahan untuk kategori masyarakat berpenghasilan rendah dan juga belum mampu memiliki hunian di pusat kota. Ini juga merupakan bagian dari JAKHABITAT yang merupakan solusi penyediaan hunian di DKI Jakarta.

"Mereka yang membutuhkan tempat akan terfasilitasi, dan kita saat ini sedang menawarkan paradigma baru hidup di kawasan Urban," ujar Anies di lokasi Alaspadu, Jalan Kudus Menteng, Stasiun Dukuh Atas BNI, Jakarta Pusat, Jumat (19/8).

Anies menjelaskan, pihak pengelola bangunan tidak kehilangan propertinya karena bangunan tersebut tidak dijual maupun dilepas kepemilikannya, melainkan dikelola dengan bersama Pemprov DKI Jakarta.

Alaspadu sendiri merupakan hunian sewa berkonsep co-living, sedangkan Rumapadu merupakan hunian kepemilikan atau kelas apartemen.

Keduanya dihadirkan di kawasan berorientasi transit dengan jarak yang sangat dekat dengan stasiun MRT dan moda transportasi publik lainnya, serta harga yang terjangkau.

Penyediaan hunian terjangkau di kawasan Transit Oriented Development (TOD) ini bertujuan meningkatkan penggunaan transportasi publik melalui pengurangan penggunaan kendaraan bermotor pribadi, menciptakan keterjangkauan jarak tempuh masyarakat dari tempat tinggal ke tujuan.

Sehingga, dapat mendorong pertumbuhan kota secara berkelanjutan, serta membantu ketersediaan hunian bagi masyarakat yang belum dan kesulitan dalam mendapatkan akses hunian yang berkualitas.  

Lebih lanjut, kerja sama tersebut telah menghasilkan 359 unit Alaspadu dengan rincian 106 unit siap huni dan 253 unit dalam tahap persiapan/penjajakan kerjasama.

Hunian Alaspadu tersebar di sekitar tiga stasiun MRT Jakarta, yaitu Rukita Kudus Menteng (54 Unit) yang berjarak sekitar 550 meter dari Stasiun Dukuh Atas BNI, Rukita Jack House Melawai (25 Unit) yang berjarak 290 meter dari Stasiun Blok M BCA, dan COVE Sky Cipete (27 Unit) yang berjarak 700 meter dari Stasiun Cipete Raya.

Serta 320 unit Rumapadu yang dalam tahap pembangunan dan berlokasi di One Bell Park Apartment, Fatmawati, yang berjarak sekitar 1,6 kilometer dari Stasiun Fatmawati.    

Untuk informasi terkait hunian terjangkau Alaspadu dan Rumapadu dapat dilihat pada Galeri Huni JAKHABITAT serta pada website dan akun media sosial MRT Jakarta.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya