Berita

Anggota Komisi XI DPR RI, Didi Irawadi/Net

Politik

Selain Timsus Kapolri, Perlu Ada Tim Independen Usut Motif Pembunuhan Berencana Sambo

KAMIS, 18 AGUSTUS 2022 | 07:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Beragam spekulasi mulai bermunculan dalam menebak motif mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo menghabisi anak buahnya, Brigadir J. Mulai dari dugaan asmara, perselingkuhan, hingga teranyar muncul dugaan pembunuhan berencana tersebut terkait dengan bisnis gelap yang dijalankan Sambo.

Atas alasan itu, anggota Komisi XI DPR RI, Didi Irawadi mendesak agar dibentuk tim independen untuk bisa mengusut kasus ini secara terang benderang.

“Tidak salah desakan banyak pihak, untuk bentuk tim independen yang kredibel agar bisa usut tuntas motif pembunuhan dan latar belakang pembunuhan berencana terhadap Brigadir Joshua,” tuturnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (18/8).


Secara umum, Didi Irawadi mengapresiasi apa yang telah dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan membentuk tim khusus agar kasus menjadi terang benderang. Tim ini juga yang kemudian mengungkap kebohongan Sambo demi memulihkan nama baik Polri.

Hanya saja, dia mengingatkan bahwa langkah Kapolri tidak mudah. Apalagi jika benar ada dugaan banyak kepentingan di balik kasus ini.

“Oleh karenanya usulan bentuk tim independen tentu langkah bagus yang akan mendukung langkah baik yang sudah dilakukan Kapolri Listyo Sigit,” tutup kader Demokrat itu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya