Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rusia: Ledakan Gudang Amunisi di Krimea Terjadi Akibat Sabotase

RABU, 17 AGUSTUS 2022 | 07:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim bahwa insiden ledakan di sebuah situs militer di Krimea utara pada Selasa pagi (16/8) adalah tindakan yang disengaja.

Kementerian dalam pernyataannya mengatakan pihaknya mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghilangkan konsekuensi dari sabotase itu.

"Ledakan itu menyebabkan kerusakan pada sejumlah objek sipil, termasuk kabel listrik, pembangkit listrik, rel kereta api dan beberapa rumah penduduk," kata pernyataan itu, seperti dikutip dari RT.


Situs yang terkena serangan itu terletak di dekat desa Mayskoye di daerah Dzhankoy di wilayah Rusia. Militer mengatakan dalam pernyataan sebelumnya bahwa situs tersebut digunakan sebagai gudang amunisi sementara.

Kepala Republik Krimea Sergey Aksyonov pada Selasa mengumumkan keadaan darurat di seluruh wilayah tersebut.

Para pejabat di Krimea mengatakan dua warga sipil terluka. Lalu lintas kereta api juga terganggu di Krimea karena adanya kerusakan pada jalur rel. Pemerintah daerah mengatakan akan mengerahkan bus tambahan untuk mengangkut penumpang.

Kebakaran lain di gudang amunisi terjadi pekan lalu di lapangan terbang militer dekat kota resor Novofedorovka. Insiden itu menyebabkan satu orang tewas dan 14 lainnya luka-luka. Kementerian Pertahanan tidak melaporkan temuan kecurangan di balik peristiwa itu.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya