Berita

Direktur Komersial dan UMKM bank bjb Nancy Adistyasari (kiri)/Repro

Bisnis

Di Tengah Tekanan Ekonomi, bank bjb Optimistis Kinerja Kredit Tetap Tumbuh

SENIN, 15 AGUSTUS 2022 | 17:53 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Bank bjb optimistis penyaluran kredit di semester II/2022 tetap on the track, kendati kondisi ekonomi diperkirakan akan mengalami goncangan akibat tekanan inflasi dan geopolitik global.

Direktur Komersial dan UMKM bank bjb Nancy Adistyasari mengatakan bahwa, pihaknya tetap optimistis penyaluran pembiayaan pada semester II ini akan mencapai target. Hal ini berkaca pada kinerja pertumbuhan kredit semester I/2022 yang tetap terjaga sebesar 15 persen. Angka ini di atas rata-rata pertumbuhan industri nasional pada periode tersebut.

"Kami optimis pertumbuhan pembiayaan bisa ini di atas pertumbuhan rata-rata industri, khususnya untuk sektor komersial yang di dalamnya memang ada kredit korporasi. Di mana untuk korporasi bahkan lebih tinggi lagi karena memang kami masih memiliki ruang yang cukup lebar untuk tumbuh di segmen tersebut," jelas Nancy saat berbincang dengan salah satu televisi.


bank bjb, kata dia, akan terus menggarap beberapa segmen pembiayaan seperti pertambangan dan pertanian. Kendati kedua sektor tersebut saat ini menghadapi kemungkinan volatilitas harga akibat kondisi ekonomi global yang diperkirakan akan mengalami tekanan.

"Sektor perkebunan yang merupakan bagian dari sektor pertanian, komposisi kredit kami ada di kisaran 5 persen. Memang tidak begitu banyak namun ini juga merupakan eksposur yang cukup signifikan dan juga cukup terasa pertumbuhannya terutama di semester pertama di 2022," jelas dia.

Terkait potensi tekanan ekonomi global, bank bjb akan menerapkan sejumlah strategi untuk menjaga kinerja pembiayaan tetap baik. Diantaranya menjaga kualitas kredit. Pada semester I/2022, non performing loan atau rasio kredit macet bank bjb juga terjaga dengan baik di bawah angka 1,5 persen.

Nancy mengakui, inflasi masih akan terus meningkat kedepannya, sehingga berpengaruh terhadap volatilitas harga komoditas. Namun pola sudah terbaca dalam periode yang cukup panjang sehingga pihaknya bisa mengambil kebijakan tepat. Termasuk melakukan mitigasi risiko.

"Kami tentunya melakukan mitigasi risiko terhadap komoditas yang berpotensi terkena imbas ekonomi global. Misalnya ketika kita membiayai komoditas tertentu di bidang pertambangan atau pertanian tentunya kita akan melakukan perhitungan yang kami gunakan untuk memberikan kredit, " beber dia.

Begitupun dengan potensi tekanan inflasi yang perkiraan akan terus terjadi. Bank bjb melihat beberapa proyek justru akan terus berjalan setelah sebelumnya tersendat akibat pandemi. Di sisi lain, tren pertumbuhan ekonomi juga diprediksi akan terus berlangsung, walaupun sedikit terkoreksi.

"Khusus sektor pertambangan dan perkebunan, kami akan melihat supply dan demand-nya. Ini juga sudah kami antisipasi pada pemberian kredit yang lebih agresif di semester pertama 2022 kemarin, " katanya.

Dalam melakukan penyaluran kredit, bank bjb juga memperhatikan transactional based, yang artinya akan didasarkan pada siklus atau periode tanam. Sehingga berkomitmen untuk jangka waktu pembiayaan. Cara ini terbukti cukup efektif karena dari sisi kualitas kredit kami justru mendapatkan kualitas kredit yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Telkom Cegah Kerusakan Terumbu Karang Lewat Program ‘Bisa Biru’

Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05

Cak Imin dan Parpol Sahabat Ikut Merumput di Turnamen Minisoccer Harlah PKB

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:38

Kebutuhan Dana B50 Capai Rp32,3 Triliun, BPDP Pastikan Kas Aman

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:36

Baliho Ulang Tahun Jokowi Disoal, Pengamat Minta PPID Buka Dokumen Perizinan

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:23

Kejagung Teken Tiga Sprindik Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:16

Zulhas Ungkap Dua Fungsi Utama Kopdes Merah Putih, Tegaskan Bukan Supermarket

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:08

IHSG Sore Ini Menguat ke 6.041, Rupiah Ditutup Rp18.068 per Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:00

Menpar Jamin Setiap Rupiah Anggaran Negara Dikelola Akuntabel

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:51

Sentuhan Teknologi Digital Mudahkan Masyarakat Ikuti Gerakan Sedekah Subuh

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:48

Curiga Ada Intervensi Jelang Musda Demokrat Aceh, Kader Kirim Surat Terbuka ke AHY

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:47

Selengkapnya