Berita

Ketua Fraksi PKB DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal/Net

Politik

PKB Minta Kapolri Tidak Tebang Pilih Usut Tuntas Kematian Brigadir J

KAMIS, 11 AGUSTUS 2022 | 08:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit diminta tidak tebang pilih dalam memperkarakan kasus kematian Brigadir J yang kini telah menyeret mantanKadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka.

Anggota Komisi III DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan, pihaknya mengapresiasi langkah Polri yang telah resmi menaikkan status Irjen Sambo dari saksi menjadi tersangka pembunuhan berencana Brigadir J di rumah dinasnya di kawasan Jakarta Selatan awal Juli silam.

"Kita apresiasi, tidak ada tebang pilih. Pak Kapolri sudah tegas bahwa yang namanya hukum ya ditegakkan,” kata Cucun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/8).


Di sisi lain, Ketua Fraksi PKB meminta agar masyarakat menunggu hasil penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut hingga tuntas.

Selain itu juga, kata Cucun, proses di persidangan perlu dipantau bersama untuk mengungkap motif dari pembunuhan berencana tersebut.

"Ya kita nanti akan lihat bagaimana dari penyidik menggunakan dua pasal yang disampaikan itu. Kemudian di proses persidangannya kita lihat jaksa tuntutannya seperti apa, rencana dakwaannya speerti apa. Kita belum tahu,” tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya