Berita

Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus/Net

Politik

DPR Minta Kemenkeu Segera Cairkan Kebutuhan Anggaran KPU

SELASA, 02 AGUSTUS 2022 | 22:04 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pemerintah diminta segera mencairkan anggaran yang dibutuhkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam menjalankan tugas yang diamanatkan sebagai penyelenggara Pemilu.

Permintaan itu disampaikan Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus, Selasa (1/8). apalagi tahapan Pemilu sudah dimulai sejak 14 Juni 2022 lalu.

Menurutnya, KPU akan melaksanakan tahapan  pendaftaran partai politik mulai 1-14 Agustus 2022. Kemudian tahapan verifikasi administrasi dan faktual serta tahapan lainnya seperti penetapan peserta Pemilu yang akan diumumkan tanggal 14 Desember 2022.


"Belum lagi penetapan jumlah kursi dan daerah pemilihan yang juga masuk dalam tahapan Pemilu yang dilaksanakan tahun 2022," kata Guspardi Selasa (2/8).

Dalam pandangan Guspardi, untuk dapat menyelenggarakan berbagai tahapan pPemilu, KPU tentu sangat membutuhkan dukungan anggaran yang memadai.

Namun demikian, berdasarkan informasi dari KPU yang ia terima, dari pagu anggaran KPU tahun 2022 sebesar Rp 8,06 Triliun, baru dicarikan Rp 2,4 Triliun. Apalagi, kata Guspardi,  pada tanggal 26 Juli 2022 Kementerian Keuangan melalui dirjen anggaran Kemenkeu hanya merealisasikan tambahan anggaran KPU sebesar Rp 1, 245T.

"Berarti masih terjadi kekurangan anggaran sebesar Rp. 4,415 Triliun yang belum dicairkan oleh pemerintah," demikian kata Politisi PAN ini.

Legislator asal Sumatera Barat itu pun mengungkapkan, ketika rapat bersama untuk pengambilan keputusan tingkat I  tentang DOB Papua pada tanggaln 28 Juni 2022 lalu, Ia sudah menyuarakan dan meminta kepada Sri Mulyani sebagai  Menteri  Keuangan untuk segera mencairkan sisa anggaran untuk KPU agar bisa diprioritaskan.

"Sayang sampai hari ini besaran nilai kekurangan anggaran KPU untuk tahun anggaran 2022 masih belum bisa dipenuhi sepenuhnya oleh pemerintah," sesalnya.

Oleh karenanya, ia berharap Kemenkeu memberikan perhatian lebih khusus. Tujuannya, untuk mempercepat realiasi kekurangan anggaran yang dibutuhkan KPU sesuai dengan prioritas kebutuhan yang telah disetujui oleh anggarannya oleh komisi II DPR RI .

"Kemudian kita juga berharap dukungan dari kawan-kawan di Badan anggaran  untuk meminta Menteri Keuangan agar anggaran KPU dapat segera dicairkan. Demi kelancaran tahapan Pemilu dan program yang telah dirancang oleh KPU," jelasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

LPDP Perkuat Ekosistem Karier Alumni, Gandeng Danantara dan Industri

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:04

RDPU dengan Komisi III DPR, Hotman Paris: Tuntutan Mati ABK Fandi Ramadhan Janggal

Kamis, 26 Februari 2026 | 14:02

Kenaikan PT Bikin Partai di DPR Bisa Berguguran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:39

KPK Panggil Ketua KPU Lamteng di Kasus Suap Bupati

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:38

DPR Jadwalkan Pemanggilan Dirut LPDP Sebelum Lebaran

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:30

Great Institute: Ancaman Terbesar Israel Bukan Palestina, Tapi Netanyahu

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:22

KPK Panggil Edi Suharto Tersangka Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 26 Februari 2026 | 13:06

IHSG Siang Ini Tergelincir, Nyaris Seluruh Sektor Merana

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:51

Rusia Pertimbangkan Kirim Bantuan BBM ke Kuba

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:29

Partai Buruh Bakal Layangkan Gugatan Jika PT Dinaikkan

Kamis, 26 Februari 2026 | 12:27

Selengkapnya