Berita

DPP Petanesia konferensi pers sebelum Rakernas kedua/Ist

Politik

Cegah Perpecahan Pemilu 2024, DPP Petanesia Gelar Rakernas Kedua

SENIN, 01 AGUSTUS 2022 | 21:20 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pencinta Tanah Air Indonesia (Petanesia) menggelar Rapat Kerja Nasional II DPP Petanesia di Pondok Pesantren Kampus Institute KH Abdul Chalim, Mojokerto Jawa Timur, tanggal 5-7 Agustus 2022.

Rapat kerja, Ormas kebangsaan yang didirikan oleh Habib Luthfi Ali Bin Yahya itu memiliki agenda pelantikan pengurus hingga membuat rencana kerja Petanesia ke depan.

Ketua Steering Commitee (SC) yang juga Sekretaris Jenderal DPP Petanesia Deni R. Sagara menjelaskan, Rakernas II Petanesia merupakan kelanjutan dari acara serupa yang sudah digelar beberapa waktu lalu.


Menurut Sagara, Raker ini juga sekaligus menjadi momen penting bagi Petanesia dalam memberikan kontribusi bagi negara dan bangsa.

Dijelaskan Sagara, saat ini Indonesia segera menghadapi pesta demokrasi yang akan digelar pada tahun 2024, yakni Pemilu Serentak dari mulai Pemilihan Legislatif hingga Pemilihan Presiden. Perhelatan akbar ini tahapannya sudah dimulai sejak 14 Juni 2022 lalu yang secara resmi diluncurkan Komisi Pemilihan Umum bersama pemerintah.

Menurutnya, dalam menghadapi agenda besar rakyat Indonesia ini, Petanesia ingin turut memberi kontribusi, yakni menyatukan serta mengonsolidasikan seluruh elemen bangsa.

Sebab lanjut dia, Pemilu 2024 mendatang dikhawatirkan menimbulkan gesekan yang mengarah pada perpecahan bangsa. Hal itu sebagaimana dialami oleh bangsa Indonesia pada Pemilu 2019 silam.

"Untuk mencegah hal itu, kami dari Petanesia ingin turut membantu mengonsolidasikan seluruh elemen bangsa agar pemilu 2024 nanti potensi perpecahan bisa diminimalisasi," tandas Sagara dalam siaran pers Media Center DPP Petanesia.

Bung Sagara melanjutkan, konsolidasi seluruh elemen bangsa sangat penting dalam menciptakan Pemilu 2024 yang aman dan damai. Meski ada gesekan, karena lumrah dalam setiap hajat demokrasi, namun setidaknya tidak mengarah ke perpecahan.

"Dinamika dalam perhelatan demokrasi itu tidak masalah dan itu lumrah. Namun setidaknya dinamika itu tidak mengarah pada perpecahan," tandas Sagara yang merupakan bagian dari Keluarga Besar Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya ini.

Oleh karena itu, Sagara mengatakan pada Rakernas Petanesia nanti akan dihadiri Habib Luthfi dan pihaknya mengundang sejumlah tokoh nasioal, antara lain Ketua Dewan Pembina BPIP Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR RI Puan Maharani, Kapolri Jenderal Sigit, Kepala BIN Budi Gunawan, Panglima TNI Jenderal Andika, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Staf Presiden Moeldoko, Gubernur se-Jawa Bali, tokoh ulama serta tokoh masyarakat lainnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya