Berita

Ketua AMPI Kabupaten Cirebon, Juhani/RMOLJabar

Politik

Jaga Marwah Ketum Golkar, AMPI Cirebon Tarik Semua Kader dari KNPI Versi Haris Pertama

MINGGU, 31 JULI 2022 | 03:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pernyataan Ketua KNPI Haris Pertama yang menyerang Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, dengan sebutan Calon Presiden (Capres) odong-odong merupakan tuduhan tidak jelas dan penuh prasangka buruk.
Demikian ditegaskan Ketua AMPI Kabupaten Cirebon, Juhani, yang juga menilai pernyataan Haris tidak mendidik dan tanpa alasan kuat.

Sosok yang kerap disapa Bungsu itu pun menegaskan, AMPI Cirebon keluar dari KNPI versi Haris Pratama untuk menjaga marwah Ketua Umum Golkar.

“Jadi kami kader AMPI di daerah patuh menjalankan instruksi DPP AMPI dan AMPI Jabar, yaitu menarik semua kader dari KNPI versi Haris Pertama dan keluarnya AMPI Cirebon dari KNPI versi Haris pertama untuk menjaga marwah Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto,” kata Bungsu kepada Kantor Berita RMOLJabar usai menghadiri silaturahmi bersama anggota dewan pertimbangan presiden (Wantimpres), Agung Laksono, di bilangan jalan Tuparev Cirebon. Sabtu (30/1).

“Jadi kami kader AMPI di daerah patuh menjalankan instruksi DPP AMPI dan AMPI Jabar, yaitu menarik semua kader dari KNPI versi Haris Pertama dan keluarnya AMPI Cirebon dari KNPI versi Haris pertama untuk menjaga marwah Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto,” kata Bungsu kepada Kantor Berita RMOLJabar usai menghadiri silaturahmi bersama anggota dewan pertimbangan presiden (Wantimpres), Agung Laksono, di bilangan jalan Tuparev Cirebon. Sabtu (30/1).

Di tempat yang sama, Mahmud Beben yang berasal dari OKP Baladhika Karya juga akan menarik diri dari kepengurusan KNPI Kabupaten Cirebon.

“Kami mengikuti instruksi dari Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat bahwasannya setiap pengurus KNPI yang berasal dari OKP yang berafiliasi dari Golkar untuk menarik diri dari kepengurusan versi KNPI Haris Pertama,” tutup Beben. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya