Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Iran: Agen Mossad yang Baru Ditangkap Berencana Meledak Fasilitas Militer Sensitif dengan Delapan Bom Kuat

KAMIS, 28 JULI 2022 | 12:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian intelijen Iran pada Rabu malam (27/7) mengeluarkan rilis terbaru terkait tim spionase yang mereka tangkap pada Minggu (24/7).

Kementerian mengumumkan bahwa tim tersebut telah mengerjakan metode yang paling rumit untuk menemukan lokasi target secara geografis, dan menghancurkannya melalui ledakan besar.

"Mereka yang melakukan plot ini adalah anggota kelompok teroris anti-Iran Komoleh yang sekarang bekerja sebagai tentara bayaran dan kelompok proksi untuk Mossad," ujar Kementerian seperti dikutip dari Fars News.


Kementerian intelijen mencatat bahwa "agennya, setelah menangkap teroris, membiarkan mereka tetap berhubungan dengan petugas Mossad untuk mengidentifikasi dan menangkap anggota lain dari jaringan teror tersebut."

Misi berhasil, Kementerian mencapai tujuannya dan menangkap anggota sel lainnya.

"Para teroris memiliki begitu banyak senjata dan peralatan sehingga mereka harus memasukkannya ke dalam peralatan yang dibawa oleh porter manusia melintasi perbatasan," terang Kementerian.

Pernyataan itu kemudian menyoroti bahwa amunisi itu terdiri dari delapan bom kuat yang ditujukan untuk meledakkan target utama, dan delapan bom kecil yang dimaksudkan untuk melenyapkan perangkat yang digunakan dalam operasi tersebut.

Beberapa pistol tangan, ponsel, laptop, kartu identitas palsu dan sejumlah besar uang dalam rial Iran dan mata uang asing juga ditemukan dari tim.

Kementerian intelijen menyatakan dalam pernyataannya bahwa terlepas dari fakta bahwa plot itu digagalkan, pihaknya berhak untuk menanggapi konspirasi ini oleh rezim Zionis.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya