Berita

Rishi Sunak/Net

Dunia

Tanggapi Rishi Sunak, China Ingatkan Inggris agar Tidak Mengkritik Sebelum Menyelesaikan Urusannya Sendiri

SELASA, 26 JULI 2022 | 06:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Inggris sebaiknya fokus kepada masalah mereka sendiri ketimbang menilai dan mencela negara lain.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan hal itu pada briefing Senin (24/7) sebagai tanggapan atas pernyataan salah seorang kandidat presiden Inggris, Rishi Sunak, yang mengatakan bahwa China adalah ancaman nomor satu bagi keamanan nasional dan ekonomi Inggris sehingga perlu untuk membatasi pengaruh China.

"Saya tidak akan mengomentari partisipasinya dalam pemilihan perwakilan Partai Konservatif Inggris. Tetapi saya ingin menyarankan politisi Inggris ini untuk menyelesaikan masalah mereka sendiri sebelum mengkritik China," kata Zhao, seperti dikutip dari TASS.


Apa yang dikatakan Sunak menunjukkan sikap arogan dan pernyataannya amat tidak bertanggung jawab, menurut Zhao.

Mantan Menteri Keuangan Rishi Sunak yang saat ini melaju ke putaran terakhir pemilihan perdana menteri Inggris mengatakan pada Minggu (24/7) bahwa dia akan membatasi pengaruh China di Inggris jika dia memenangkan pemilihan perdana menteri.

China terllau berbahaya bagi Inggris dan kerajaan harus mempertahankan diri dari apa yang disebutnya upaya Beijing untuk menyusup ke perusahaan-perusahaan Inggris dan mencuri teknologi mereka.

Selama ini, menurut Sunak, Politisi Inggris telah terlalu lama menyukai China dan mengabaikan intrik dan ambisinya.

Anggota Partai Konservatif ini berjanji bahwa dia akan mencegah Beijing dari "mengambil alih universitas-universitas Inggris" dan akan secara aktif menentang peretas China.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya