Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kesepakatan Ekspor Biji-bijian Ditandatangani, Harga Gandum Ukraina Langsung Merosot Tajam

SABTU, 23 JULI 2022 | 15:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kesepakatan ekspor biji-bijian Ukraina yang ditandatangani di Istambul pada Jumat (22/7), telah mengubah harga gandum secara global, hanya beberapa saat setelah keputusan itu diumumkan.

Harga gandum telah turun secara drastis pada Jumat (22/7).

Di Chicago, misalnya. Harga gandum untuk pengiriman September turun 5,9 persen menjadi 7,59 dolarAS per gantang, yang setara dengan sekitar 27 kilogram.


Itu adalahharga terendah sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari.

Di Euronext, harga gandum untuk pengiriman September turun 6,4 persen menjadi 325,75 dolar AS per ton.

Ukraina dan Rusia telah menyepakati untuk bersama-sama membuka koridor aman di mana kapal-kapal Ukraina dapat masuk dan keluar dari tiga pelabuhan Laut Hitam yang ditunjuk di dan sekitar Odessa. Kesepakatan ini sangat membantu menghindari krisis pangan yang mulai dirasakan beberapa negara yang bergantung kepada gandum Ukraina.

Kesepakatan pada Jumat adalajh hasil kerja keras bersama yang dimediasi oleh Turki dan PBB.

Sejak Rusia menginvasi Ukraina, sekitar 25 juta ton gandum dan biji-bijian lainnya tertahan di pelabuhan yang diblokir Rusia. Rajau darat yang dipasang Ukraina di sekitar pelabuhan, menjadi alasan Rusia tidak membuka blokirannya sebelum ranjau tersebut dilumpuhkan.  

Untuk sementara, masing-masing bisa bernapas lega karena kebutuhan biji-bijian sangat ditunggu banyak negara. Namun, para ahli masih meragukan bahwa kesepakatan koridor pengiriman akan berjalan tanpa kendala untuk ke depannya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya