Berita

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristyanto/Net

Politik

Soal Koalisi dengan Nasdem, Sekjen PDIP Singgung Pembajakan Kader

KAMIS, 21 JULI 2022 | 23:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PDIP angkat bicara soal peluang untuk berkoalisi dengan Partai Nasdem di Pilpres 2024.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa kerja sama politik sedianya tidak melanggar etika politik, termasuk mengindahkan pembajakan kader partai lain.

Meskipun PDIP sudah dua periode berkoalisi dengan Nasdem di pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).


"Ketika di dalam kerjasama kemudian yang terjadi itu adalah proses pengunaan berbagai instrumen politik yang melanggar etika politik misalnya ada instrumen hukum yang dipakai untuk membajak kader partai lain yang telah diperjuangkan susah payah di dalam pilkada, nah itu kan juga menjadi evaluasi kritis bagi PDI Perjuangan," kata Hasto saat jumpa pers daring, Kamis (21/7).

Politkus asal Yogyakarta itu lantas menyebutkan bahwa upaya pembajakan kader PDIP, yang disebut-sebut adalah Ganjar Pranowo diusung Capres pada Rakernas Nasdem, menjadi jadi pembahasan saat Hasto bertemu dengan Sekjen PAN Eddy Soeparno dalam momen gowes bareng beberapa waktu lalu.

"Ini kan sebagai bagian dari suatu evaluasi tentang kerjasama partai politik yang seharusnya mengedepankan aspek etika," katanya.

Namun begitu, Hasto menyatakan bahwa peluang kemungkinan kerja sama dengan NasDem juga tetap melihat dulu agenda Pilpres 2024 ke depan.

"Prinsip lainnya yang keempat juga agenda masa depannya. Agenda masa depan ini kan harus melihat nantinya akan mengerucut, siapa yang akan dicalonkan pada pemilu presiden 2024, dan ini kan pemilunya rakyat," tandasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya