Berita

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Komarudin saat menyampaikan keterangan pers pengungkapan penyelundupan sabu seberat 22 kilogram/RMOL

Presisi

Polres Jakpus Kembali Tangkap Satu Pengedar Sabu Seberat 22 Kilogram di Medan

KAMIS, 21 JULI 2022 | 23:02 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat menangkap SM salah satu bandar yang juga pengedar narkoba jenis sabu lintas provinsi.

SM ditangkap di Jalan Bakti nomor 3 Tanjung Gusta, Tanjung Gusta, Kota Medan dengan barang bukti sabu sejumlah 22 kilogram yang dikemas dengan kemasan teh hijau.

"Pada hari Senin tepatnya pukul 21.00 WIB hasil pendalaman yang kami lakukan, kami kembali mengamankan salah seorang atas nama inisial SM pekerjaan wiraswasta," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin di Mapolres Jakpus, Kemayoran, Kamis (21/7).


Kepada penyidik SM mengaku mendapat paket sabu tersebut dari jaringan Malaysia-Aceh-Medan-Jakarta. Awalnya paket dibawa dari Malaysia ke Aceh menggunakan perahu sampan sebanyak 30 paket.

Kemudian nelayan perahu sampan tersebut meminta jatah tiga paket Narkoba tersebut kepada Saudara AD yang saat ini buron. Paket sabu pun tersisa 27 kantong yang diambil oleh AD yang juga buron sebanyak 5 paket untuk disebar di wilayah Medan Sumatera Utara.

Sisanya 22  paket tersebut dimiliki oleh SM dan simpan di dalam rumah.

"Dari rumah SM, kami melakukan penggeladahan dan berhasil diamankan sebanyak 22 kantong kemasan teh China. Diduga didalamnya berisi sabu sama seperti yang kami amankan di Bandara Soetta dan setelah kita lakukan penimbangan tercatat total bruto seluruhnya 21.950 gram hampir 22ribu gram," kata Komarudin.

SM pun dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 sub pasal 112 ayat 2 UU RI No 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati.

Pengungkapan merupakan pengembangan dari kasus penangkapan DS dan M yang diamankan di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang dengan barang bukti sabu seberat 1.039,5 gram yang dibawa dari Bandara Internasional Kualanamu (KNO) di Sumatera Utara.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya