Berita

Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal/net

Pertahanan

Kabupaten Nduga Sudah Kembali Kondusif dan Aman

KAMIS, 21 JULI 2022 | 10:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Situasi di Kabupaten Nduga saat ini aman dan kondusif usai peristiwa penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua pada Sabtu lalu (16/7).  

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal usai memantau situasi di Kota Kenyam Kabupaten Nduga, Papua, Rabu (20/7).

Kabid Humas menyampaikan, situasi di Kota Kenyam secara keseluruhan mulai membaik pasca terjadinya penembakan dan pembantai oleh kelompok kriminal bersenjata.


“Situasi di Kenyam Kabupaten Nduga secara kumulatif relatif aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat dan pelayanan publik berjalan dengan baik,” kata Kamal diberitakan Kantor Berita RMOLPapua, Kamis (21/7).

Bahkan, situasi perekonomian juga sudah mulai berjalan. Masyarakat juga sudah mulai mempersiapkan untuk membuka toko atau tempat jualannya.

“Ada beberapa warga masyarakat yang persiapan untuk membuka tokonya atau tempat jualannya untuk aktivitas perekonomian,” ucap Kombes Kamal.

Di sisi lain, aparat gabungan di Nduga telah melakukan evakuasi satu jenazah korban penembakan KKB. Saat evakuasi, terjadi kontak tembak yang jaraknya kurang lebih 8 Km dari Kota Kenyam yang masih di pinggiran kota.

“Itu masih pinggiran kota Nduga,” tandasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya