Berita

Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang (AMLT) melakukan aksi di Kantor ESDM/Ist

Nusantara

AMLT Soroti Perusahaan yang Diduga Melanggar Izin Konsesi Tambang di Kaltim

KAMIS, 21 JULI 2022 | 03:56 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sengkarut praktek pertambangan mineral dan batubara masih menjadi polemik serius yang berdampak luas terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat di sekitar kawasan.

Adalah, PT Supra Bara Energy (SBE) yang mengklaim beroperasi sesuai dengan aturan yang berlaku, namun oleh Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang (AMLT) Kalimantan Timur dinilai telah melakukan penambangan di luar konsesi yang ditetapkan Kementrian ESDM dan tidak taat dengan izin lingkungan.

"Maka kami dari Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang (AMLT) Berau Kalimantan Timur memberikan somasi terbuka kepada pemerintahan dan PT SBE, dengan somasi terbuka kami minta pemerintah melalui Kementerian ESDM untuk mencabut izin PT.SBE karena telah melakukan penambangan diluar wilayah konsesi diberikan", ujar Koordinator AMLT Kalimantan Timur Desy Fitriansyah melalui keterangan tertulis, Rabu (20/7).


Menurutnya, selama ini  PT SBE tidak memiliki blue print Rencana Kerja Anggaran dan Biaya dan Rencana Penutupan Tambang bisa Beroperasi. Akibatnya, aktivitas penambangan telah membuat lubang dimana-mana dan tidak melakukan reklamasi, sehingga beberapa kali kawasan pemukiman seperti Kecamatan Teluk Bayur harus menjadi langganan banjir.   

Lebih lanjut Desy menerangkan bahwa semua Izin lingkungan PT SBE tidak berlaku lagi dan diduga pemalsuan dokumen perizinan. Pihaknya pun mendesak kepada Kementerian ESDM dan Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Timur untuk menindak tegas dan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap izin tambang PT.SBE.

"Kami meminta adanya tindakan hukum sanksi administrasi dan Pidana sesuai UU No 4/2009 tentang pertambangan mineral dan batubara, dan peraturan No 23/2010 tentang pelaksanaan kegiatan pertambangan mineral dan batubara,” demikian Desy.


Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya