Berita

Menteri Luar Negeri Antony Blinken/Net

Dunia

Amerika Serikat Memasukkan Vietnam dan Brunei ke Dalam Daftar Hitam Perdagangan Manusia

RABU, 20 JULI 2022 | 07:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat memasukkan sejumlah negara Asia termasuk Vietnam, Kamboja, Brunei Darussalam, dan Makau, ke dalam daftar hitam perdagangan manusia.

Negara-negara ini ditambahkan ke daftar hitam perdagangan manusia pada Selasa (19/7) karena diduga gagal mengambil langkah untuk mengakhiri kerja paksa.
Dalam laporan tahunan yang dirilis Selasa (19/7), AS juga menambahkan Malaysia. Kemudian, Belarus juga masuk ke dalam daftar hitam, sementara Bulgaria ditempatkan dalam daftar pantauan karena khawatir tidak menganggap serius persoalan perdagangan manusia.

Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengatakan, korupsi adalah “alat utama” para pelaku perdagangan manusia.

Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengatakan, korupsi adalah “alat utama” para pelaku perdagangan manusia.

“Saat kami menangani isu-isu seperti iklim dan korupsi di seluruh diplomasi kami, kami juga harus menangani bagaimana mereka bersinggungan dengan perdagangan manusia,” kata Blinken seperti dikutip AFP.

Negara-negara yang dimasukkan dalam daftar hitam 'Tingkat 3' harus tunduk pada sanksi AS, meskipun pemerintah secara rutin mengesampingkan hukuman bagi negara-negara sahabat yang menjanjikan perbaikan.

Vietnam, yang memiliki hubungan yang hangat dengan Washington karena kekhawatiran bersama atas kebangkitan China, diturunkan ke Tingkat 3 dengan Departemen Luar Negeri mengatakan bahwa pemerintah Hanoi mengurangi penuntutan pada tahun 2021.

Laporan tersebut secara khusus menemukan kesalahan karena Hanoi tidak mengambil tindakan terhadap seorang diplomat Vietnam dan anggota staf kedutaan yang ditempatkan di Arab Saudi yang dituduh terlibat dalam perdagangan beberapa warga negara mereka.

Di Kamboja, Departemen Luar Negeri mengatakan bahwa "korupsi endemik" telah menghambat upaya untuk membantu ribuan orang termasuk anak-anak yang diperdagangkan ke tempat hiburan, tempat pembakaran batu bata, dan operasi penipuan online.

"Pihak berwenang sering mengabaikan, menyangkal atau meremehkan pelanggaran tenaga kerja -- termasuk pekerja anak paksa -- di pabrik dan di tempat pembakaran batu bata dan berkolusi dengan produsen batu bata untuk menangkap, memenjarakan dan mengembalikan pekerja kontrak yang berusaha melarikan diri," kata laporan itu.

Sementara untuk Makau yang terkenal dengan kasino dan industri seksnya, laporan tersebut mengatakan bahwa pihak berwenang tidak memberikan layanan kepada satu korban perdagangan manusia selama tiga tahun berturut-turut.

Di Bulgaria, yang bersama dengan Serbia diancam dengan penurunan peringkat ke daftar hitam tanpa perbaikan, Departemen Luar Negeri mengatakan bahwa pihak berwenang menyelidiki "secara signifikan lebih sedikit" pedagang dan kadang-kadang menghukum korban atas kejahatan terhadap mereka.

Bersama dengan Malaysia, negara-negara yang tetap dalam daftar dari tahun sebelumnya adalah Afghanistan, Kuba, Eritrea, Guinea-Bissau, Iran, Myanmar, Korea Utara, Nikaragua, Rusia, Sudan Selatan, Suriah, Turkmenistan, dan Venezuela.

Aljazair dan kepulauan Komoro di Samudra Hindia dianggap telah melakukan perbaikan, keduanya telah dikeluarkan dari daftar hitam.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya