Berita

Megawati Soekarnoputri dengan Puan Maharani/Net

Politik

Mandat Mega ke Puan Siratkan Pesan untuk Persiapkan Diri di Pilpres 2024

RABU, 20 JULI 2022 | 02:23 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pengamat politik Hendri Satrio menilai ada maksud khusus dari Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menugaskan putrinya Puan Maharani untuk menjalin komunikasi dengan partai politik lain jelang Pemilu 2024.

Hendri meyakini, mandat penting yang diberikan Megawati itu adalah pesan tersirat agar Puan mempersiapkan diri untuk diusung sebagai calon presiden dari PDI-P pada 2024 mendatang.

Dari sekian banyak calon potensial yang ada di PDI-P saat ini, Puan lah yang dinilai paling layak diusung  di pilpres mendatang.


“Apalagi, Sekjen PDI-P sudah menyatakan bahwa capres yang dimiliki PDI-P harus memiliki garis ideologi yang jelas dan tegas sesuai dengan amanat yang dikeluarkan oleh semangat , visi, dan misi PDI-P,” kata Hendri, Selasa (19/7).

Hendri mengatakan, sejak awal Megawati memang sudah menyiapkan Puan untuk menjadi pemimpin negeri.

Puan dipupuk karir politiknya oleh Megawati, mulai dari menjabat anggota DPR, menjadi Ketua Fraksi PDI-P di DPR, Menteri Kooridinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, hingga Ketua DPR.

Dengan menugaskan Puan membuka komunikasi ke parpol lain, Megawati dinilai hendak menunjukkan bagaimana kualitas Puan yang kini sudah semakin matang.

“Menurut saya semakin kita bicara langsung dengan puan Maharani semakin kentara kualitas yang dimiliki oleh beliau,” kata pengamat politik dari Universitas Paramadina ini.

Bukan hanya makin mumpuni, Puan juga dinilai layak diusung sebagai capres karena ia memegang teguh garis ideologi PDI-P.

Jadi, Hendri menegaskan, yang dilakukan Puan bukan sekedar upaya komunikasi atau lobi-lobi, tapi juga mempertontonkan jati diri asli PDI-P ke masyarakat melalui parpol lain.

 â€œSemangat demokrasi yang dipupuk PDI-P bisa ditularkan ke partai politik lain melalui sosok Puan,” ujarnya.

Hendri pun menilai akan sangat menarik melihat Puan membangun komunikasi dengan partai oposisi seperti Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera.

Pendiri lembaga survei  Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia (Kedai Kopi) ini meyakini Puan bisa membuka komunikasi dengan partai oposisi secara cemerlang.

Sebab, Puan juga pernah punya pengalaman memimpin Fraksi PDI-P di DPR sebagai oposisi saat Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono berkuasa.

“Tentunya PDI-P pernah menjadi oposisi sehingga tak akan sulit komunikasi Mbak Puan dengan Demokrat dan PKS,” kata Hendri.

“Sehingga akan menarik dan jadi tonggak sejarah bagi Indonesia. Sejarah Soekarno yang mempersatukan dibawa Puan Maharani dalam misinya,” sambung dia.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya