Berita

Petugas kesehatan di stasiun di Bangkok/Net

Dunia

Kasus Covid Naik Lagi, Gubernur Bangkok Diminta Batasi Kegiatan Publik

SENIN, 18 JULI 2022 | 12:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Thailand kembali diliputi kekhawatiran akan terjadinya kebangkitan virus corona di tengah lonjakan kasus baru seiring dilonggarkannya sejumlah pembatasan.

Sebagai salah satu upaya pencegahan, Kementerian Kesehatan Masyarakat dilaporkan akan meminta Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt untuk membatasi kegiatan publik pada Senin (18/7) waktu setempat.

Kiattiphum Wongrajit, sekretaris tetap untuk urusan kesehatan masyarakat, mengatakan pada hari Minggu dia akan meminta Administrasi Metropolitan Bangkok (BMA) untuk mengurangi jumlah acara yang menarik banyak orang.


"Angka-angka menunjukkan rumah sakit pemerintah di ibu kota harus bersiap menghadapi lonjakan pasien baru Covid-18," kata Kiattiphum, seperti dikutip dari Bangkok Post.

 "Sekitar 2.000 orang per hari sekarang dirawat di rumah sakit, lebih dari setengahnya di Bangkok," ujarnya.

"Lebih buruk lagi, 42 persen pasien rawat inap virus corona di ibu kota sakit parah atau menunjukkan gejala yang mengancam jiwa," lanjut Kiattiphum.

Sekretaris kesehatan masyarakat tidak merinci peristiwa yang dianggapnya sangat mungkin untuk menyebarkan Covid-19.

Chadchart telah memulai beberapa program untuk memulihkan kehidupan di Bangkok, termasuk mengijinkan film terbuka dan konser di taman umum.

Munculnya dua subvarian Covid-19, BA.4 dan BA.5 telah ikut menambah kekhawatiran.

Meskipun negara ini memiliki angka kematian yang rendah - meningkat dari 17 yang dilaporkan pada 4 Juli menjadi 18 yang dilaporkan pada hari Sabtu - jumlah orang yang sakit parah telah meningkat.

Angka terbaru yang dirilis Kemenkes Thailand pada Minggu (17/7) menunjukkan jumlah pasien dalam kondisi serius meningkat dari 677 menjadi 785 dan mereka yang mengandalkan ventilator naik dari 299 menjadi 352 selama periode yang sama.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya