Berita

Pesawat kargo Antonov An-12 milik Ukraina jatuh di dekat kota Kavala di Yunani utara pada Sabtu malam, 16 Juli 2022/News TV USA

Dunia

Bawa Bahan Peledak, Pesawat Kargo Antonov Milik Ukraina Jatuh di Yunani

MINGGU, 17 JULI 2022 | 13:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah pesawat kargo Antonov An-12 milik Ukraina jatuh di dekat Kota Kavala, Yunani bagian utara pada Sabtu malam (16/7). Pesawat tersebut dilaporkan membawa bahan berbahaya.

Ketika itu, pesawat tersebut membawa delapan orang di dalam pesawat dan 12 ton bahan berbahaya, yang sebagian besar bahan peledak.

Namun pejabat setempat belum dapat mengkonfirmasi berapa banyak orang atau muatan apa jelasnya di dalam pesawat itu.


Otoritas Penerbangan Sipil Yunani mengatakan penerbangan itu berasal dari Serbia dan menuju ke Yordania, seperti dimuat The Washington Post.

Otoritas juga sempat membantu pilot pesawat untuk melakukan pendaratan darurat di Kavala. Tetapi komunikasi terhenti saat pesawat terjatuh sekitar 40 kilometer dari bandara barat.

Penduduk setempat mengaku melihat bola api dan kepulan asap sebelum kecelakaan itu.

Walikota Paggaio, Filippos Anastassiadis mengatakan ledakan terdengar selama dua jam setelah kecelakaan itu.

"Kami mendengar ledakan sampai beberapa menit yang lalu. Saya ada di sekitar 300 meter dari lokasi kecelakaan," kata Anastassiadis.

Setelah insiden tersebut juga muncul bau menyengat dari lokasi kejadian. Otoritas setempat kemudian meminta warga untuk menggunakan masker, menutup jendela, dan tidak meninggalkan rumah.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya