Berita

Timnas Basket Indonesia hadapi lawan berat untuk raih tiket perempat final FIBA Asia Cup 2022/Net

Olahraga

Lakoni Laga Hidup Mati Lawan China, Pelatih Indonesia Akan Perkuat Mental Pemain

MINGGU, 17 JULI 2022 | 03:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kekalahan kedua yang dialami Timnas Basket Indonesia di ajang FIBA Asia Cup 2022 memaksa mereka harus melakukan laga hidup mati melawan China pada Senin besok (18/7). Laga ini akan menentukan nasib mereka lanjut atau terhenti di fase grup saja.

Pertandingan melawan China ini sangat penting karena lolos ke babak 8 besar merupakan syarat untuk meraih tiket ke Piala Dunia FIBA 2023.

Indonesia harus berjuang melalui babak playoff menuju perempat final FIBA Asia Cup 2022 setelah menempati peringkat ketiga Grup A dengan mengantongi empat poin, hasil dari satu kali menang dan dua kali kalah.


Terakhir, tim asuhan Milos Pejic itu ditundukkan Australia dengan skor 53-78. Dua hari sebelumnya, Indonesia juga kalah dari Yordania 65-74. Kemenangan Abraham Damar Grahita cs diraih saat berjumpa Arab Saudi dengan skor 80-54.

"Saya senang dengan permainan kami meskipun kalah. Kami punya dua hari menuju salah satu pertandingan terbesar dalam sejarah bola basket Indonesia. Setelah konferensi pers ini, kami hanya memikirkan tentang pertandingan tersebut," kata Milos usai laga melawan Australia, Sabtu (16/7).

"Kami tidak bisa memilih siapa lawannya. Siapa pun tidak akan berbeda, tekanan pasti sangat besar. Kita lihat saja nanti. Menghadapi lawan nanti, yang pertama saya harus menyiapkan mental. Yang jelas, saya yakin kami akan siap memainkan pertandingan itu," imbuhnya.

Sementara itu, China harus melalui babak playoff untuk bisa melaju ke perempat final setelah menjadi runner-up Grup B. Negeri Tirai Bambu itu mengoleksi lima poin hasil dari dua kali menang dan satu kali kalah.

Adapun yang lolos langsung dari Grup B adalah Korea Selatan setelah meraih poin sempurna enam angka, hasil sapu bersih tiga kemenangan.

Sementara Taiwan berada di urutan ketiga dengan empat poin dan Bahrain tersingkir setelah berada di posisi terakhir.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya